URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
AHLI IBADAH YANG SAKIT 
  Penulis: Pejuang Islam  [31/1/2023]
   
MENGAPA KAU MENANGIS ? 
  Penulis: Pejuang Islam  [30/1/2023]
   
HAKIM EMOSI 
  Penulis: Pejuang Islam  [30/1/2023]
   
RINDUKU KEPADAMU 
  Penulis: Pejuang Islam  [30/1/2023]
   
ALHAMDULILLAH 
  Penulis: Pejuang Islam  [30/1/2023]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 9 Februari 2023
Pukul:  
Online Sekarang: 3 users
Total Hari Ini: 74 users
Total Pengunjung: 5748462 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
UCAPKAN LAA ILAAHA ILLALLAH ! 
Penulis: Pejuang Islam [ 22/1/2023 ]
 
UCAPKAN LAA ILAAHA ILLALLAH !

Luthfi Bashori


Membaca Laa ilaaha illallah (tiada tuhan selain Allah) itu boleh dilakukan dengan suara pelan, yang sekira hanya didengar oleh telinga sendiri, bahkan boleh juga hanya dibaca dalam hati, namun tentunya boleh juga dibaca dengan suara keras, yang sekira orang lain bisa mendengar, seperti saat melantunkannya dalam adzan.

Membaca Laa ilaaha illallah itu banyak manfaatnya, dan kalimat itu boleh dibaca dalam kondisi apapun, yang penting masih pada batas kesopanan dan kepatutan serta kekhusyu’an, maka tidak perlu takut dituduh bid’ah (sesat) tatkala mengamalkannya.

Rasulullah SAW bersabda: “Bagi orang yang ahli (terbiasa) mengucapkan kalimah Laa ilaaha illallaah (tiada tuhan selain Allah), tiada perasaan terasing baginya sewaktu ia mati, dan tiada pula sewaktu ia dalam kubur, serta tiada pula sewaktu ia dibangkitkan hidup kembali. Seakan-akan aku melihat mereka ketika dibangkitkan hidup kembali sedang mengibaskan tanah dari kepalanya seraya mengucapkan (segala puji bagi Allah yang telah melenyapkan kesedihan dari kami).” (HR. Imam Thabrani melalui Imam Ibnu Umar RA).

Jadi membiasakan diri membaca Laa ilaaha illallah itu sangat dianjurkan dalam Islam, karena akan membawa pengamalnya untuk meraih kehidupan akhirat yang sangat mulia dan terhormat di sisi Allah.

Seringkali masyarakat mendengarkan lantunan ucapan Laa ilaaha illallah di tempat-tempat ibadah, seperti di saat usai berjamaah shalat lima waktu, biasanya sang imam memimpin dzikir atau wirid yang di dalamnya mengadung kalimat Laa ilaaha illallah.

Atau saat ada kematian warga, atau di majelis ta’lim/dzikir, serta di tempat-tempat yang lazim dibacakan kalimat Laa ilaaha illallah. Tentunya semuanya itu adalah sangat baik untuk dijadikan amalan istiqamah bagi setiap muslim, dimana pun berada.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2023 Oleh Pejuang Islam