URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
AHLI IBADAH YANG SAKIT 
  Penulis: Pejuang Islam  [31/1/2023]
   
MENGAPA KAU MENANGIS ? 
  Penulis: Pejuang Islam  [30/1/2023]
   
HAKIM EMOSI 
  Penulis: Pejuang Islam  [30/1/2023]
   
RINDUKU KEPADAMU 
  Penulis: Pejuang Islam  [30/1/2023]
   
ALHAMDULILLAH 
  Penulis: Pejuang Islam  [30/1/2023]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 9 Februari 2023
Pukul:  
Online Sekarang: 2 users
Total Hari Ini: 59 users
Total Pengunjung: 5748439 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
MUSIBAH ITU HAKIKATNYA KENIKMATAN 
Penulis: Pejuang Islam [ 19/1/2023 ]
 
MUSIBAH ITU HAKIKATNYA KENIKMATAN

Luthfi Bashori

Hidup di dunia ini di samping banyak didapati kenikmatan-kenikmatan yang diberikan oleh Allah, namun tak jarang pula Allah mengirim bencana atau musibah kepada penghuni dunia, baik itu musibah yang tampak sepele hingga musibah yang sangat mengerikan.

Seorang muslim yang kuat imannya, akan menjadikan semua hal yang ia dapati di dunia ini, baik itu berupa kebahagiaan hidup maupun suatu penderitaan, adalah sebagai kenikmatan yang sedang diberikan oleh Allah kepadanya.

Bahkan seorang muslim yang sempurna imannya, akan menjadikan pemberian Allah yang berupa kebahagiaan dan kesenangan hidup itu dianggap sebagai musibah bagi dirinya. Karena kenyataannya tidak jarang orang sedang mendapatkan rezeki yang melimpah dari Allah, justru akan melupakan Allah sang Pemberi rezeki, hingga semakin malas beribadah, namun rajin berfoya-foya.

Rasulullah Saw bersabda: “Bukan orang mukmin yang sempurna imannya, yaitu seseorang yang tidak menganggap musibah sebagai nikmat, dan kemakmuran sebagai musibah.” (HR. Imam Thabarani melalui Sayyidina Ibnu Abbas RA).

Jika dicerrmati, di balik musibah itu hakikatnya terdapat kenikmatan. Dikatakan demikian, karena setiap musibah yang menimpa seorang muslim, jika ia bersabar maka akan mendapat pahala dari Allah.

Sebaliknya setiap harta yang dimiliki oleh seseorang, sekalipun dari hasil yang halal, apalagi dari hasil yang haram, maka kelak akan dipertanyakan dan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah, dan sangat rawan mendapat siksa disebabkan salah dalam mengelola maupun membelanjakan hartanya tersebut.  

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2023 Oleh Pejuang Islam