URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
ORANG KEPERCAYAAN RASUL 
  Penulis: Pejuang Islam  [19/7/2022]
   
SELALU BERHARAP DAN BERDOA ITU JAUH LEBIH BAIK 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/7/2022]
   
AYOO PULANG KAMPUNG, MENCARI SURGA FIRDAUS !! 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/7/2022]
   
MEMBANGUN RUMAH YANG SYAR’I 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/7/2022]
   
BERSIFAT QANA’AH 
  Penulis: Pejuang Islam  [1/7/2022]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 14 Agustus 2022
Pukul:  
Online Sekarang: 15 users
Total Hari Ini: 370 users
Total Pengunjung: 5648421 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
SUMPAH JABATAN BISA JADI PENYEBAB MASUK NERAKASUMPAH JABATAN BISA JADI PENYEBAB MASUK NERAKA 
Penulis: Pejuang Islam [ 22/7/2022 ]
 
SUMPAH JABATAN BISA JADI PENYEBAB MASUK NERAKA

Luthfi Bashori


Allah SWT telah berfirman (dalam hadis Qudsi): “Ada tiga macam orang yang menjadi musuh-Ku kelak di hari Qiamat, yaitu: seseorang yang telah berjanji akan memberi-Ku lalu ia khianat (terhadap janjinya); seorang lelaki yang telah menjual orang merdeka (menjadi budak) lalu ia memakan hasil jualannya; dan seorang lelaki yang memperkerjakan seorang pekerja, lalu setelah pekerja itu menyelesaikan pekerjaannya ia tidak memberinya upah”. (HR. Imam Bukhari melalui Sayyidina Ahmad Abu Hurairah RA).

Maksud seorang lelaki yang berjanji akan memberi kepada orang lain seraya bersumpah dengan menyebut asma Allah, namun ia mengkhianati janjinya.

Termasuk para calon kandidat dalam pemilu yang berjanji terhadap rakyat dengan iming-iming fasilitas yang sangat menggiurkan, lantas saat terpilih dan disumpah jabatan dengan menggunakan Alquran, namun mereka tidak pernah menepati janji-janjinya.

Adapun maksud seorang lelaki yang menjual orang lain yang merdeka untuk menjadi budak, kemudian ia mengambil uang hasil penjualannya, barangkali  di era sekarang ini sudah tidak jamannya lagi praktek perbudakan.

Yang dimaksud seorang lelaki yang menyewa orang upahan, entah itu tukang batu, tukang kebun, tukang pijat dan sebagainya, lalu setelah orang upahan tersebut telah menyelesaikan pekerjaannnya, namun ia tidak mau membayarnya.

Jika Allah menyatakan bahwa ke tiga jenis orang tersebut di atas adalah sebagai musuh-Nya, tentu Allah akan memasukkan mereka ke dalam neraka.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2022 Oleh Pejuang Islam