URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
ORANG KEPERCAYAAN RASUL 
  Penulis: Pejuang Islam  [19/7/2022]
   
SELALU BERHARAP DAN BERDOA ITU JAUH LEBIH BAIK 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/7/2022]
   
AYOO PULANG KAMPUNG, MENCARI SURGA FIRDAUS !! 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/7/2022]
   
MEMBANGUN RUMAH YANG SYAR’I 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/7/2022]
   
BERSIFAT QANA’AH 
  Penulis: Pejuang Islam  [1/7/2022]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 14 Agustus 2022
Pukul:  
Online Sekarang: 10 users
Total Hari Ini: 397 users
Total Pengunjung: 5648563 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
MEMBANGUN RUMAH YANG SYAR’I 
Penulis: Pejuang Islam [ 3/7/2022 ]
 
MEMBANGUN RUMAH YANG SYAR’I

Luthfi Bashori


Dalam tata cara membangun rumah, sejatinya Rasulullah SAW telah memberikan gambaran sebagai berikut:

“Tempat tidur bagi seseorang, tempat tidur bagi istrinya, dan tempat tidur bagi tamunya, adapun tempat tidur yang ke empat adalah untuk setan.” (HR. Imam Muslim melalui Sahabat Jabir RA).

Tempat tidur bagi suami-istri walaupun di satu ranjang besar dalam satu kamar, namun tetap perlu adanya pembagian, semisal hak suami adalah tempat yang di sebelah kanan dan hak istri di sebelah kiri, bukan berganti-gantian tempat dengan  semau-maunya.

Ajaran Rasulullah SAW ini termasuk etika dalam membuat atau menata rumah tempat tinggal. Jika masih belum punya anak, maka hendaknya membuat rumah itu terdiri atas tiga ruangan. Ruangan pertama itu untuk kepala rumah tangga, termasuk untuk aktifitasnya saat berada di rumah. Ruangan kedua untuk kebutuhan istri dan aktifitasnya. Sedangkan ruang yang ketiga untuk tamu.

Jadi, dalam membangun sebuah rumah itu tidak boleh berlebih-lebihan, hingga banyak ruang kosong, tetapi secukupnya saja sesuai kebutuhan. Tentunya jika sudah memiliki anak, maka tetap perlu disesuaikan juga dengan membuatkan ruangan untuk kebutuhan anak dan aktifitasnya.

Jika ada rumah yang terlalu banyak ruangan kosongnya dan tidak pernah dipergunakan untuk beraktifitas, maka rawan dihuni bangsa lelembut (jin).

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2022 Oleh Pejuang Islam