URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
ORANG KEPERCAYAAN RASUL 
  Penulis: Pejuang Islam  [19/7/2022]
   
SELALU BERHARAP DAN BERDOA ITU JAUH LEBIH BAIK 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/7/2022]
   
AYOO PULANG KAMPUNG, MENCARI SURGA FIRDAUS !! 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/7/2022]
   
MEMBANGUN RUMAH YANG SYAR’I 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/7/2022]
   
BERSIFAT QANA’AH 
  Penulis: Pejuang Islam  [1/7/2022]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 14 Agustus 2022
Pukul:  
Online Sekarang: 8 users
Total Hari Ini: 386 users
Total Pengunjung: 5648523 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
SAAT MENAGGUNG SAKIT SENDIRIAN 
Penulis: Pejuang Islam [ 29/6/2022 ]
 
SAAT MENAGGUNG SAKIT SENDIRIAN

Luthfi Bashori


Orang yang sakit itu, secara syariat dianjurkan untuk berobat dengan berbagai macam cara yang tidak melanggar aturan agama. Rasulullah SAW telah mengajarkan berbagai macam cara pengobatan yang syar’i hingga terkelan dengan istilah Attibbun Nabawi (pengobatan cara Nabi).

Namun, tentunya ada juga kejadian-kejadian yang diderita oleh seseorang yang sedang sakit, bahkan tidak dapat diprediksikan sedikitpun sebelumnya oleh orang tersebut, termasuk oleh ahli pengobatan sekalipun, hingga penyakit yang menerpanya itu tidak seorang pun yang mampu untuk mengobati atau menyembuhkannya.

Kejadian yang tidak dapat dicegah dan ditolak semacam itu, tidak jarang pula yang menyebabkan kematian bagi pengidapnya. Maka bagi penderita yang mengalami hal-hal yang tidak diinginkan itu, selagi ia sudah berusaha untuk berobat demi kesembuhannya, namun takdir menentukan hal lain, dan ia sabar serta ikhlas dalam menerima cobaan dari Allah atas penderitaan tersebut, maka ia pun akan mendapatkan pahala yang besar.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seseorang berada di daerah asing lalu sakit, kemudian ia menoleh ke kanan, ke kiri, ke depan dan ke belakangnya tidak menemukan seseorang pun yang mengenalnya (mau menolongnya) niscaya Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau.” (HR. Imam Ibnu Najjar melalui Imam Ibnu abbas RA).

Meninggal dunia di tempat asing seperti ini, dapat pula diqiyaskan dengan orang yang sabar dalam menerima cobaan sakit yang diderita, dan ia tidak menemukan cara untuk berobat demi kesembuhannya.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2022 Oleh Pejuang Islam