URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
HOBI BEREBUT HARTA DAN TAHTA 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/1/2022]
   
JADILAH NU AKHIRAT, JANGAN JADI NU DUNIA !! 
  Penulis: Pejuang Islam  [29/12/2021]
   
UANG RISYWAH TRAYEK NERAKA 
  Penulis: Pejuang Islam  [26/12/2021]
   
DOA ORANG YANG TERDZALIMI ITU TEMBUS LANGIT 
  Penulis: Pejuang Islam  [25/12/2021]
   
PEGAWAI JUJUR DICINTAI ALLAH 
  Penulis: Pejuang Islam  [23/12/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 22 Januari 2022
Pukul:  
Online Sekarang: 1 users
Total Hari Ini: 175 users
Total Pengunjung: 5516725 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
HOBI BEREBUT HARTA DAN TAHTA 
Penulis: Pejuang Islam [ 3/1/2022 ]
 
HOBI BEREBUT HARTA DAN TAHTA

Luthfi Bashori


Allah SWT telah berfirman yang artinya: “Dan tiadalah kehidupan dunia ini, melainkan senda gurau dan main-main, dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS. Al-Ankabut, 64).

Berebut harta dan tahta, adalah sifat manusia yang sangat buruk. Banyak sekali orang yang tergiur untuk meraihnya, bahkan tak jarang hingga berani mengorbankan aqidah agamanya, demi harta dan tahta.

Misalnya, demi mendapatkan kedudukan sebagai Ketua Umum  dalam satu komunitas, ada orang yang harus mencari dana demi tujuannya itu, tanpa memperdulikan apakah dari sumber halal atau dari sumber haram.

Misalnya, ada orang yang hingga berani mengambil dana dari kalangan oligarki China atau konglomerat hitam, dan ada pula orang yang mencari kucuran dana dari kalangan Zionais Israel, untuk dijadikan modal sogok menyogok dalam jual-beli suara dari para calon pemilihan.

Lantas mengapa ada sekelompok orang yang sangat getol ingin merebut tahta semisal kedudukan ketua umum dalam suatu komunitas? Ya, karena ada jenis perkumpulan tertentu yang dapat dipergunakan untuk meraup harta atau fasilitas duniawi, serta menaikkan martabat pribadi seseorang di kalangan masyarakat, dan martabat keduniaan ini dapat dipergunakan untuk untuk mengumpulkan harta atau menaikkan gengsi dan kebanggaan bagi dirinya.

Padahal Rasulullah SAW bersabda: “Dunia ini merupakan tempat tinggal bagi orang yang tidak mempunyai tempat tinggal, dan merupakan harta bagi orang yang tidak mempunyai harta, dan hanya karena dunialah orang yang tidak berakal itu mengumpulkannya.” (HR. Imam Ahmad melalui Sayyidah Aisyah RA).

Jadi jelas sekali, bahwa kehidupan di dunia ini adalah sementara, dan semua harta benda maupun tahta kepemimpinan yang terdapat di dalamnya merupakan batu ujian bagi manusia.

Orang yang berakal dan  bijaksana tidak akan menjadikan dunia sebagai tujuan akhirnya, melainkan hanya dijadikan sebagai sarana untuk meraih kedudukan tinggi di akhirat yang kekal lagi abadi.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2022 Oleh Pejuang Islam