URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
HOBI BEREBUT HARTA DAN TAHTA 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/1/2022]
   
JADILAH NU AKHIRAT, JANGAN JADI NU DUNIA !! 
  Penulis: Pejuang Islam  [29/12/2021]
   
UANG RISYWAH TRAYEK NERAKA 
  Penulis: Pejuang Islam  [26/12/2021]
   
DOA ORANG YANG TERDZALIMI ITU TEMBUS LANGIT 
  Penulis: Pejuang Islam  [25/12/2021]
   
PEGAWAI JUJUR DICINTAI ALLAH 
  Penulis: Pejuang Islam  [23/12/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 22 Januari 2022
Pukul:  
Online Sekarang: 5 users
Total Hari Ini: 177 users
Total Pengunjung: 5516732 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
UANG RISYWAH TRAYEK NERAKA 
Penulis: Pejuang Islam [ 26/12/2021 ]
 
UANG RISYWAH TRAYEK NERAKA

Luthfi Bashori

Bermula dari keahlian menego, titip proposal, dialog dengan pihak oligarki, memuji pemilik dana, terang-terangan menjilat, bahkan mengorbankan marwah almamater, hingga dana cair, lantas menego ‘para pengikut’ untuk beli suara, kemudian dukungan mengerucut, akhirnya menang.

Di atas ini adalah beberapa istilah dan kata-kata yang sering terdengar dalam dunia risywah atau kronoloigi penyebab terjadinya sogok menyogok dalam kehidupan di tengah masyarakat.

Entah itu dalam dunia politik, kepegawaian, LSM, bahkan dalam dunia ormas Islam sekalipun.
Rasulullah SAW pernah menggambarkan bagaimana godaan kenikmatan dunia yang sering diperebutkan oleh banyak orang:

“Dunia itu manis lagi hijau, barangsiapa yang memperoleh harta dari usaha halalnya lalu ia membelanjakannya sesuai dengan hak-haknya, niscaya Allah akan memberinya pahala dari nafkahnya itu, dan Allah akan memasukkannya ke dalam surga. Barangsiapa memperoleh harta dari usaha haram lalu ia membelanjakannya bukan pada hak-haknya, niscaya Allah akan menjerumuskannya ke dalam tempat hina (neraka). Banyak orang yang mengurusi harta (milik) Allah dan Rasul-Nya, namun kelak di hari Qiamat akan mendapat siksa neraka. (HR. Imam Baihaqi melalui Imam Ibnu Umar RA).

Istilah ‘manis lagi hijau’, maksudnya dunia ini rasanya manis dan sedap dipandang mata, hingga banyak orang yang mempererbutkannya.

Orang yang memperoleh harta dari usaha yang halal, maka ia akan terbebas dari siksa dan akan mendapat pahala dari Allah, serta dimasukkan ke dalam surga. Akan tetapi, orang yang mendapatkan harta dari hasil jual-beli suara, sogok-menyogok, maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka.

Termasuk orang yang mengurusi harta Allah dan Rasul-Nya (baitul mal), atau mengurusi sebuah lembaga yang menggunakan logo Islam (ormas Islam), lantas berlaku curang, maka ia akan mendapatkan siksa neraka.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2022 Oleh Pejuang Islam