URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
MUKTAMAR RISYWAH? 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/10/2021]
   
BELAJAR TAWADHU’ 
  Penulis: Pejuang Islam  [28/9/2021]
   
TUJUAN DUNIAWI 
  Penulis: Pejuang Islam  [27/9/2021]
   
DIALOG SEPUTAR KONTRADIKSI ISLAM NUSANTARA 
  Penulis: Pejuang Islam  [27/9/2021]
   
SIKAP KEPADA SANG GURU 
  Penulis: Pejuang Islam  [23/9/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 23 Oktober 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 1 users
Total Hari Ini: 24 users
Total Pengunjung: 5446425 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
JANGAN BERGAUL DENGAN ORANG KAFIR 
Penulis: Pejuang Islam [ 8/10/2021 ]
 
JANGAN BERGAUL DENGAN ORANG KAFIR

Luthfi Bashori


Seseorang itu akan terbawa oleh keadaan lingkungannya. Jika ia hidup di lingkungan yang baik, tentu ia akan menjadi pribadi yang baik pula. Sebaliknya jika ia hidup dalam lingkungan yang rusak, maka ia pun akan terbawa menjadi pribadi yang rusak.

Dikatakan `jaalis jaanis`, bergaullah niscaya engkau akan tercoraki oleh orang-orang di sekitarmu.
Rasulullah SAW pernah menganjurkan: “Duduklah kalian dengan para tokoh, bertanyalah kepada para ulama, dan bergaullah dengan orang-orang yang bijaksana”. (HR. Imam Thabrani).

Maksudnya, jika ingin menjadi tokoh yang baik di tengah masyarakat, maka seringlah bergaul dengan para tokoh yang baik pula. Jika menginginkan dapat petunjuk, maka seringlah bertanyalah kepada para ulama. Demikian juga jika ingin menjadi orang yang bijak, maka sering-seringlah berkumpullah dengan orang-orang ahli nasehat yang bijaksana.

Tentu sebaliknya, jika tidak ingin menjadi pribadi yang buruk, maka harus menghindar dari pergaulan yang buruk pula. Jika tidak ingin dituduh sebagai maling, maka jangan sering berkumpul dengan para maling, walaupun tidak ikut mencuri.

Sekalipun engkau menggunakan pakaian muslim dengan segala corak aksesorisnya, beridentitas KTP-pun Islam, namun jika engkau kerap tampil bersama orang-orang kafir terutama dalam ritual keagamaan mereka, maka jangan marah jika ada orang yang menggolongkan dirimu sebagai ‘Sahabat Kafir’.

Orang yang gemar menjalin hubungan dengan kaum Yahudi, maka layak dijuluki sebagai ‘Sahabat Yahudi’. Orang yang kerap membela kepentingan Komunis, sangat layak dijuluki sebagai ‘Sahabat Komunis’.

Demikian pula jika ada tokoh Islam yang selalu membela kepentingan para penganut ‘kekafiran’ kepada Allah dan ‘pengingkaran’ terhadap kerasulan Nabi Muhammd SAW, maka sangat layak mendapat julukan ‘BAPAK SEPILIS’ (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme), sebagai ungkapan lain dari sifat kemunafikan.

Dalam riwayat lain telah disebutkan, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda kepada salah seorang sahabatnya, “Engkau kelak akan dikumpulkan bersama dengan orang yang engkau cintai”.`    

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam