URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
MUKTAMAR RISYWAH? 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/10/2021]
   
BELAJAR TAWADHU’ 
  Penulis: Pejuang Islam  [28/9/2021]
   
TUJUAN DUNIAWI 
  Penulis: Pejuang Islam  [27/9/2021]
   
DIALOG SEPUTAR KONTRADIKSI ISLAM NUSANTARA 
  Penulis: Pejuang Islam  [27/9/2021]
   
SIKAP KEPADA SANG GURU 
  Penulis: Pejuang Islam  [23/9/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 23 Oktober 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 2 users
Total Hari Ini: 27 users
Total Pengunjung: 5446429 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
TUJUAN DUNIAWI 
Penulis: Pejuang Islam [ 27/9/2021 ]
 
TUJUAN DUNIAWI

Luthfi Bashori

Jika hidup di dunia itu hanya untuk tujuan duniawi semata, maka kerugian besar pasti akan menunggunya di depan. Karena hakikat kehidupan duniawi itu hanyalah sebatas permainan dan kelalaian.

Dikatakan permainan, maksudnya bahwa kehidupan duniawi itu tidak akan kekal selamanya, ibarat seorang anak yang sedang bermain, pasti akan berhenti pada saatnya. Tidak mungkin seorang anak itu akan bermain selama 24 jam tanpa berhenti sama sekali. Karena setiap orang pasti memiliki rasa Lelah dan harus berhenti dari permainannya.

Tentu sangat berbeda jika seseorang itu saat hidup di dunia, ia berusaha untuk mengumpulkan pundi-pundi pahala, demi persiapan kelak hidup di akhirat.

Rasulullah SAW bersabda:
“Kosongkanlah diri kalian dari keruwetan perkara duniawi semampu kalian. Barang siapa yang menjadikan perkara duniawi adalah tujuan utamanya, niscaya Allah SWT makin memperbanyak keperluan hidupnya (sehingga ia lupa perkara akhiratnya), dan niscaya dia menjadikan kemiskinannya berada di hadapannya. Barang siapa yang menjadikan perkara akhirat merupakan tujuan utamanya, niscaya Allah SWT menghimpunkan semua urusannya, dan niscaya dia menjadikan kecukupannya berada dalam kalbunya. Tiada sekali-kali seorang hamba menghadap dengan sepenuh hatinya kepada Allah, kecuali Allah menjadikan hati orang-orang mukmin cenderung untuk mencintai dan mengasihi-Nya, dan Allah SWT adalah yang paling cepat memberikan semua kebaikan kepadanya. (HR. Imam Thabrani melalui Sayyidina Abu Darda).

Jadi, semakin banyak seseorang itu memikirkan kehidupan dunia, ia akan lupa kepada kehidupan akhiratnya, dan ia akan terus tenggelam dalam urusan duniawinya.

Berbeda dengan orang yang lebih menyibukan diri untuk urusan akhirat, maka Allah SWT memudahkan semua urusannya dan menjadikan hatinya merasa kaya.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam