URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
TIPS MAKAN DAN MINUM YANG BAIK 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/9/2021]
   
SEHARUSNYA MUSUH ITU TAKUT 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/9/2021]
   
MENOLAK PENDIRIAN GEREJA 
  Penulis: Pejuang Islam  [8/9/2021]
   
APA USTASZ DI LUAR NU ITU SESAT ? 
  Penulis: Pejuang Islam  [6/9/2021]
   
“HUNUSKAN PEDANGMU SAAT DIBUTUHKAN !” 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/9/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 26 September 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 2 users
Total Hari Ini: 109 users
Total Pengunjung: 5435640 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
PENYAYANG BINATANG 
Penulis: Pejuang Islam [ 14/9/2021 ]
 
PENYAYANG BINATANG

Luthfi Bashori


Suatu saat, Rasulullah SAW bercerita tentang sebuah peristiwa di jaman kaum nabi terdahulu di kalangan Bani Israel, bahwa ketika ada seekor anjing yang sedang berkeliling mengitari sebuah sumur, anjing tersebut hampir mati karena kehausan, tiba-tiba anjing itu terlihat oleh seorang wanita pelacur dari kalangan bani israel. Lalu wanita pelacur itu melepaskan sepatunya, selanjutnya ia mengambil air dengan sepatunya itu dan memberi minum anjing yang sedang kehausan tersebut, akhirnya wanita itu mendapatkan ampunan (dari Allah).

Kisah ini terdapat dalam kitab hadits shahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari sanad Sayyidina Abu Hurairah RA.

Dalam hadits ini terkandung pengertian bahwa barang siapa yang berbelas kasih terhadap binatang, maka ia akan memperoleh pahala dari kebaikannya itu.

Sebagaimana Rasulullah SAW menerangkan bahwa orang yang menyayangi binatang itu akan mendapatkan ampunan dari Allah. Bagaimana tidak, seorang pelacur yang berlumuran dosa, namun mau memberi minum seekor anjing yang sedang kehausan, padahal anjing sendiri dalam pandangan umat Islam, bukanlah hewan suci yang terhormat, namun Allah tetap memberikan ampunan bagi wanita pelacur itu, berkat rasa kasih sayangnya terhadap binatang.

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda: “Pada tiap-tiap hewan yang mempunyai hati yang basah (hidup) itu terdapat pahala.”

Maksudnya bersedekah kepada binatang pun mendapat pahala. Karena itu alangkah besar pahala bagi para penyayang binatang jika benar-benar dilakukan karena Allah.

Dalam dunia modern, banyak di kalangan rumah tangga muslim yang menjadi kelompok penyayang binatang, seperti pelihara kucing, landak mini, hamster, marmot, ayam, kelinci, ular, kadal hias, kura-kura, iguana, musang, sugar glider, burung, ikan aquarium, dan lain sebagainya.

Namun ada pula binatang yang tidak dianjurkan untuk di pelihara dalam rumah tangga muslim yaitu anjing, babi, tikus, cicak, ular, monyet, burung rajawali buas, burung gagak yang perut dan punggung berwarna putih, serta binatang yang dapat membahayakan manusia.    

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam