URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
TIPS MAKAN DAN MINUM YANG BAIK 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/9/2021]
   
SEHARUSNYA MUSUH ITU TAKUT 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/9/2021]
   
MENOLAK PENDIRIAN GEREJA 
  Penulis: Pejuang Islam  [8/9/2021]
   
APA USTASZ DI LUAR NU ITU SESAT ? 
  Penulis: Pejuang Islam  [6/9/2021]
   
“HUNUSKAN PEDANGMU SAAT DIBUTUHKAN !” 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/9/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 26 September 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 1 users
Total Hari Ini: 97 users
Total Pengunjung: 5435618 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
MENUNAIKAN AMANAT ATAU BERKHIANAT? 
Penulis: Pejuang Islam [ 4/9/2021 ]
 
MENUNAIKAN AMANAT ATAU BERKHIANAT?

Luthfi Bashori


Seseorang yang diberi tanggung jawab, terutama di tengah masyarakat itu ada dua macam. Ada orang yang senang mengejar jabatan, namun setelah mendapatkan jabatan yang dikejarnya itu, justru sering mengabaikan tanggung jawab apa yang semestinya diembannya. Namun ada pula orang yang selalu konsekuen dengan tanggung jawab yang diembannya, hingga sedapat mungkin menunaikan kewajibannya sebagai pejabat yang dimaksud.

Ada orang-orang yang gila jabatan, sehingga mereka sengaja mengejar-ngejar suatu jabatan dengan berbagai macam cara, bahkan berani menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya itu. Namun ada pula, orang-orang yang dipercaya oleh masyarakat, sehingga diangkat menjadi pejabat publik atas inisiatif masyarakat, tentu mendapat jabatan yang seperti inilah adalah yang terbaik.

Para pemangku jabatan yang amanah itulah kelak akan dipermudah baginya untuk masuk ke surga. Sebaliknya para pejabat yang mengabaikan kewajibannya terhadap kemaslahatan rakyat, maka akan dipermudah pula untuk masuk ke dalam neraka. 

Rasulullah SAW bersabda: “Tahukah kalian siapakah orang-orang yang paling dahulu mendapat naungan dari Allah SWT.? Mereka adalah orang-orang yang apabila diberi kewajiban mereka menerimanya, dan apabila diminta (untuk menunaikan) kewajibannya itu mereka memberikannya, serta mereka memutuskan perkara orang-orang lain sebagaimana mereka memutuskan terhadap diri mereka sendiri.” (HR. Imam Ahmad).

Para pejabat yang adil dan beradab, serta cara bekerjanya berlandaskan keimanan kepada Allah, serta hati nurani yang bersih, kemudian menunaikan kewajibannya sesuai dengan koridor yang sudah menjadi kesepakatan bersama, maka kelak akan mendapatkan kehormatan di sisi Allah.

Sebaliknya, para pejabat yang menjadi pengkhianat terhadap rakyatnya, karena mengabaikan kewajiban-kewajibannya, seperti kerap menyengsarakan masyarakat dengan tidak-tanduknya, atau tidak adil saat memutuskan kebijakannya, maka pintu neraka pun akan selalu welcome untuk dimasukinya, dan malaikat Zabaniyah selalu siap untuk menyambutnya di dalam neraka.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam