URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
TIPS MAKAN DAN MINUM YANG BAIK 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/9/2021]
   
SEHARUSNYA MUSUH ITU TAKUT 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/9/2021]
   
MENOLAK PENDIRIAN GEREJA 
  Penulis: Pejuang Islam  [8/9/2021]
   
APA USTASZ DI LUAR NU ITU SESAT ? 
  Penulis: Pejuang Islam  [6/9/2021]
   
“HUNUSKAN PEDANGMU SAAT DIBUTUHKAN !” 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/9/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 26 September 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 2 users
Total Hari Ini: 102 users
Total Pengunjung: 5435625 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
HIDUP, AKAL & ILMU 
Penulis: Pejuang Islam [ 27/8/2021 ]
 
HIDUP, AKAL & ILMU

Luthfi Bashori


Manusia itu dikaruniai kehidupan oleh Allah di dunia ini, utamanya untuk melakukan kebaikan yaitu sebagai khalifah atau pengatur ekosistem dalam kehidupan di segala bidang demi kemaslahatan bersama.

Untuk dapat melaksanakan tugas mulia tersebut, maka manusia itu diberi akal agar dapat memikirkan bagaimana cara mengatasi berbagai macam problema kehidupan  yang mereka hadapi.

Namun, akal tidak akan sempurna untuk difungsikan sebagaimana fitrahnya, kecuali jika diisi oleh ilmu yang dibutuhkan dalam memakmurkan kehidupan dunia. Untuk makan saja tentu banyak ilmu terkait yang harus dikuasai oleh setiap orang.

Mulai dari ilmu menanam padi, dilanjut ilmu memanen hasil tanaman padinya, lantas ilmu  mengelola padi hingga menjadi beras, kemudian ilmu menanak beras untuk menjadi nasi. Belum lagi tuntutan memahami ilmu operasional alat-alat penanak nasi, lauk dan pauk yang juga harus dikusainya.

Di sisi lain, ada pula sejumlah ilmu pengetahuan yang harus dipahami oleh setiap orang, agar dapat hidup ideal dan seimbang, sehingga bisa memberi kemanfaatan yang lebih baik, entah itu untuk dirinya sendiri, atau demi keluarganya maupun agar memberi kemanfaatan kepada semua orang.

Sebagaimana Rasulullah SAW mencontohkan sesuatu yang tampaknya ringan namun jika dikaji dengan seksama sangat bermakna dalam kehidupan manusia, beliau SAW bersabda, “Hemat di dalam berbelanja merupakan sebagian dari penghidupan, bersikap kasih sayang terhadap orang lain merupakan sebagian dari akal, dan bertanya dengan cara yang baik merupakan sebagian dari pengetahuan. (HR. Imam Thabarani).

Dalam berbelanja pun ada aturan sunnah untuk membantu seseorang agar dapat memanage pengeluaran uang keluarga, dan  ajaran ini merupakan hal yang terpuji karena akan menjauhkan seseorang dari kebangkrutan hidup, maka tidak heranlah bila berhemat dalam belanja itu merupakan sebagian dari tata cara hidup yang baik.

Untuk menciptakan suatu komunitas kemasyarakatan yang baik, maka setiap orang perlu memilih lingkungan yang sekira dapat membuat dirinya hidup nyaman, aman dan senang.

Sikap bersahabat dengan penuh kasih sayang terhadap orang-orang yang berada dalam lingkungan yang dipilihnya itu, merupakan tindakan yang bijaksana, karena dapat membuat mereka simpati terhadapnya, dan ini jelas akan membawa keberuntungan bagi yang bersangkutan.

Seseorang yang ingin hidup tenteram dalam satu lingkungan, maka ia dituntut untuk mengetahui lika-liku dimana ia hidup. Tentu untuk mendapatkan informasi yang benar akan bermanfaat bagi dirinya, ia perlu mengajukan pertanyaan yang baik kepada orang lain yang dianggap lebih memahami keadaaan setempat.

Maka dengan banyak memahami ilmu dalam segala hal yang diperlukan dalam menopang kehidupannya, hakikatnya ia termasuk orang yang berakal sehat, dan semakin banyak ilmu yang diserap, maka semakin mulia pula hidupnya, bahkan akan semakin tenteram dalam menjalani kehidupannya.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam