URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
BERSIFAT MULIA 
  Penulis: Pejuang Islam  [24/7/2021]
   
MINYAK WANGI BERALKOHOL UNTUK SHALAT 
  Penulis: Pejuang Islam  [24/7/2021]
   
ISRTI TAK CIUM BAU SURGA (Bag-2) 
  Penulis: Pejuang Islam  [23/7/2021]
   
MEMAKMURKAN MASJID ITU DICINTAI ALLAH 
  Penulis: Pejuang Islam  [22/7/2021]
   
ISTRI TAK CIUM BAU SURGA? (Bag-1) 
  Penulis: Pejuang Islam  [23/7/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Senin, 2 Agustus 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 4 users
Total Hari Ini: 99 users
Total Pengunjung: 5397562 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
ISTRI TAK CIUM BAU SURGA? (Bag-1) 
Penulis: Pejuang Islam [ 23/7/2021 ]
 
ISTRI TAK CIUM BAU SURGA? (Bag-1)

Taushiah: KH. LUTHFI BASHORI
Transkrip: M. Fauzi

SANTRI : Pak Kyai, saya mau bertanya, fenomena akhir-akhir ini, banyak sekali istri yang membangkang kepada suaminya, pertanyaan saya kriteria istri yang seperti apakah yang nantinya tidak dapat mencium bau surga?

PAK KYAI : Ini pertanyaan terkait rumah tangga ya..?

Kehidupan rumah tangga, kalian juga sebagai santri kelak juga akan menikah, pesan saya kalau mencari istri, carilah istri yang shalehah, di antara cirinya adalah yang mengerti agama.

Kalau para santri mencari istri, kalau bisa dari kalangan santri juga. Santri wanita sebaiknya mencari santri laki-laki, dan santri laki-laki mencari istri santri wanita.

Saya tidak mengatakan harus satu almamater, bisa cari dari pesantren lain.

Kalau di tempat kita ini kan laki-laki semua, mungkin ada di Pasuruan atau mungkin di Probolinggo atau di tempat lain yang di sana ada santri wanita

Maka kalian carilah santri-santri wanita agar apa?
Agar sekufu atau minimal seirama.

Pertanyaannya istri yang tidak mencium bau surga itu kriterianya bagaimana?

Pertama, istri yang suka menyemir rambut tanpa seizin suami. Kalau hukum menyemir rambut itu ada sendiri, tapi kalau ada istri yang menyemir rambut tanpa seizing suami maka itu termasuk dalam salah satu kriteria istri yang tidak akan mencium baunya surga.

Yang kedua, istri minta cerai kepada suami tanpa ada alasan yang syar`i atau tanpa ada alasan yang rasional.

Misalnya yang Syar`i atau rasional itu, kalau suaminya tukang pukul, istrinya suka dipukul dengan tangan. Kalau istri tidak kuat, maka istri berhak mengajukan perceraian lewat pengadilan.

Contoh lain, yakni suaminya tidak tanggung jawab, tidak pernah memberi nafkah, maka secara syar`i, sang istri boleh mengajukan perceraian lewat pengadilan, istilahnya Gugat Cerai.

Tapi kalau ada suami yang sudah memenuhi kewajibannya, dia memberikan ma`isyah yang cukup, kemudian secara penampilan juga baik, agama juga baik, dia tidak pernah berkhianat dll, kemudian istrinya ini kepincut dengan laki-laki lain, mungkin mantan pacarnya waktu remaja, nah ini istrinya mengajukan ke pengadilan untuk cerai macam ini, tentunya dengan berbagai macam alasan. Maka istri macam demikian adalah istri atau wanita yang tidak akan mencium baunya surga.
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam