URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/4/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [12/4/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [12/4/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [12/4/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/4/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Selasa, 23 April 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 3 users
Total Hari Ini: 260 users
Total Pengunjung: 4382656 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
JANGAN JADI PENGEMIS ! 
Penulis: Pejuang Islam [ 28/1/2019 ]
 
JANGAN JADI PENGEMIS !

Luthfi Bashori


Dalam menjalani kehidupan, maka hendaklah setiap orang itu berusaha meletakkan dirinya menjadi pribadi yang terhormat, dan tidak menghinakan diri dengan perilaku yang tidak terpuji di tengah masyarakat.

Di antara sekian banyak bentuk perilaku yang tidak terpuji adalah kebiasaan mengemis dan meminta-minta kepada orang lain, walaupun meminta bantuan kepada orang lain itu tidak diharamkan oleh syariat, terutama dalam kondisi darurat, namun selagi seseorang itu masih mampu menyelasaikan kebutuhan dirinya sendiri, maka saat itulah perilaku mengemis dan meminta-minta kepada orang lain itu sangat tidak baik.

Sy. Ibnu Abbas RA mengungkapkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Cukupkanlah dirimu dari meminta-minta kepada orang lain, walaupun sebatang kayu siwak (kayu untuk menyikat gigi).” (HR. Ath-Thabarani dan Bazaar).

Darlam riwayat Sy. Ibnu Abbas RA yang lain, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa yang memita sesuatu kepada orang lain, padahal ia tidak dalam keadaan darurat oleh suatu musibah yang menimpa dirinya atau keluarganya, kelak pada hari Qiamat ia akan datang dengan wajah tanpa daging sedikit pun.” (HR. Al-Baihaqi).

Nabi Muhammad SAW juga bersabda yang maknanya senada, “Barangsiapa membuka pintu meminta-minta bagi dirinya, padahal ia tidak dalam keadaan terjepit/terpaksa yang menekan dirinya dan keluarganya, maka Allah akan membukakan pintu kesusahan pada dirinya dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Al-Baihaqi).

Suatu saat Nabi Muhammad SAW bercerita, bahwa ada seseorang yang datang kepada beliau SAW dan meminta sesuatu, padahal bukan dalam keadaan darurat. Setelah beliau SAW memberi sesuai dengan hajatnya, maka orang itu pun pergi, lantas beliau SAW menyatakan bahwa sesungguhnya yang dibawa pulang oleh orang tersebut hanyalah api neraka. Demikianlah menurut riwayat  Ibnu Hibban.

Sy. Aidz bin Umar RA juga menceritakan, bahwa ada seorang laki-laki yang menemui Nabi Muhammad SAW dan meminta sesuatu kepada beliau, maka beliau beri. Tatkala laki-laki tersebut melangkah pulang, beliau SAW pun bersabda, “Sekiranya mereka tahu betapa hinanya meminta-minta, tentu seseorang itu tidak berjalan kepada orang lain hanya untuk meminta-minta.” (HR. An-Nasa’i dan Ath-Thabarani).

Tentu sangat berbeda antara kehormatan orang yang senang bersedekah dengan kehinaan orang yang suka mengemis dan meminta. Hal ini dapat dilihat dari informasi yang disampaikan oleh Sy. Abu Hurairah RA saat memberitahukan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sungguh Allah mencintai orang kaya yang penyantun dan menjaga kehormatannya dari meminta-minta, karena itu Allah murka terhadap orang yang berbuat durhaka lagi suka meminta-minta.” (HR. Bazaar).

Sy. Sa’id bin Abi Waqqash RA mengisahkan, bahwa pernah ada orang yang datang menemui Nabi Muahammd SAW dan mengatakan, “Wahai Rasulullah, berilah aku wasiat dengan singkat.” Nabi Muhammad SAW bersabda “Jauhkanlah dirimu dari mengharapkan/meminta sesuatu yang ada di tangan orang lain.” (HR. Al-Hakim, dan disahkan oleh Al-Baihaqi).  

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam