URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
Hari ini: Kamis, 21 Agustus 2014 - Pejuang Islam, melestarikan kemurnian Ahlussunnah wal Jamaah
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Sekilas Profil
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV NU GARIS LURUS
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DUNIA YANG RENTA 
  Penulis: Pejuang Islam  [8/8/2014]
   
Luthfi Bashori Surati Kapolda.  
  Penulis: Pejuang Islam  [4/8/2014]
   
KHILAFAH ISLAMIYAH, ISIS...?  
  Penulis: Pejuang Islam  [4/8/2014]
   
SENYUMLAH, AGAR DICINTAI ALLAH 
  Penulis: Pejuang Islam  [29/7/2014]
   
AMALNYA JADI DEBU 
  Penulis: Pejuang Islam  [24/7/2014]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 21 Agustus 2014
Pukul:  
Online Sekarang: 10 users
Total Hari Ini: 738 users
Total Pengunjung: 1593074 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - BUKU TAMU
 
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
1.
Pengirim: adin  - Kota: depok
Tanggal: 18/8/2014
 
Assalamua'alaikum
mohon bertanya pa kiyai
1. apakah ada dalil yang menyebutkan suatu saat islam akan jaya di tengah masyarakat dunia saat ini & syariat islam akan tercipta ?
2. apakah habib ahmad bin zaen al kaff itu murid abuya said muhhammad Almaliky ?
3. apakah bekerja di konsultan yang bekerja sama dengan bank itu kena ribah walau pun cuma jadi satpam atau offic boy (ob) ?
4. kiyai bagai mana caranya kita menemukan wanita untuk kita jadikan istri dan saya minta doa akan dapat jodoh


terimakasih, waslam 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
1. Jika Imam Mahdi yg dijanji oleh Allah sudah muncul, maka Islam akan jaya seperti yg akhi tanyakan.

2. Beliau tidak menetap di Pesantrennya Abuya Sayyid Muhammad Almaliki, namun sudah dianggap oleh Abuya sebagai murid beliau sendiri.

3. Sabda Nabi SAW: Tinggalkan apa yang menyebabkan keraguan hatimu dan pilihlah apa yang tidak meragukan hatimu. Kerja semacam itu dengan hati waswas, sebaiknya berusaha pindah tempat kerja.

4. Calon istri itu perlu dicari, bisa mencari sendiri, atau minta tolong keluarga, guru dan kawan.

Coba dibantu dengan mrmperbanya baca surat Al-insyirah (Alam nasyrah), semoga Allah mempermudah dapat pekerjaan halal dan istri yang shalihah.

2.
Pengirim: mif  - Kota: malang
Tanggal: 17/8/2014
 
Gus. nderek tanglet Pareng nopo mboten melakukan sholat witir semalam 2 amalan, nyuwun pirso dasaripun/dalil 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Jika, cicilan witir di awwal malam belum ditutup dg shalat satu rakaat (ganjil), maka malam terakhir masih boleh menambah shalat witir lagi dan menutupnya dg shalat ganjil. Tapi jika di awwal malamnya sudah ditutup dengan shalat ganjil, maka di akhir malam tidak boleh lagi menambah witir. Jika ingin nambah shalat setelah tidur, maka cukup shalat tahajjud dua rakaat-dua rakat tanpa ditutup shalat ganjil.

Yg demikian itu boleh, sekalipun makruh.

3.
Pengirim: ilham  - Kota: jaksel
Tanggal: 17/8/2014
 
Assalamu'alaikum Wr. Wb

Betul sekali Kyai, ciri mereka memang senang sekali berdebat kusir.

ya seperti apa kata Hb. Noval bin Muhammad Alaydrus.
orang-orang seperti mereka itu, meskipun kita berikan dalil & berikan penjelasan dalil dari pada Ulama, tetap saja mereka menolak.
meskipun yang kita berikan adalah penjelasan dari para ulama dari kalangan mereka sendiri, mereka tetap menolak, karena bertentangan dengan pendapatnya.

makanya, saya sedih melihat teman kantor saya, yang notabene sudah berumur 50 tahunan, sudah tua kok malah makin melenceng (dia mengaku dulunya dia suka tahlilan, yasinan, barjanji an, Maulidan, tapi beberapa tahun terakhir dia meninggalkan itu semua, karena menurut "guru ngaji" nya yang baru, bahwa semua amalan tersebut (Tahlilah, Yasinan, Maulidan, dll adalah sesat).


saya bingung menasehatinya,karena tiap saya nasihati, malah saya di debat olehnya.
makanya saya selalu berharap, teman saya khususnya, dan umumnya bagi orang2 yang seperti teman saya, segera "kepentok" atau "disentil" sebelum ajal menjemputnya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Coba diprint-kan artikel-artikel Aswaja yang menyertakan dalil-dalil bolehnya tahlilan, kalau masih menolak dan mendebat, ya nggak usah direspon apalagi dipikirkan, insyaallah masih banyak kaum Aswaja lainnya yang tetap menjaga aqidahnya.

4.
Pengirim: Andi sulaiman  - Kota: Makassar
Tanggal: 15/8/2014
 
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Ammi bolehkah kami meminta contac person Ataupun alamat KH Ilham dari makassar yang merupakan salah satu murid Allahu yarham Abuya sayyid Muhammad alawi al-maliki al-hasani? Syukron 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
087841138248 / Kyai Ilham

5.
Pengirim: M.Yusuf  - Kota: Palangkaraya
Tanggal: 15/8/2014
 
Pak kiai mau tanya,
saya kasih nomor biar jaelas per point pak.
1. benarkah Rasulullah pernah mempraktekkan hukum rajam?
2. apakah semua madzhab fiqih mengatakan hukuman rajam bagi orang yang selingkuh?
3. ada yang mengatakan bahwa dalil hukum rajam itu lemah?
4. apakah ada cara lain menghukumi pezina muhson selain rajam?
5. apakah di masa rasulullah juga ada pezina muhsan yang tidak di rajam, dalam arti diampuni.
6. apakah prosesnya juga harus melalui 4 orang saksi yang benar-benar mengetahuai persetubuhan itu?
7. anda saja kita melihat pasangan selingkuh bersetubuh, apakah kita wajib untuk memanggil orang untuk melihat sebagai penguatan persaksian? 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
1. Pernah.
2. Jika pelakunya sudah bersuami/istri.
3. Dalilnya Alquran.
4. Jika belum masuk pengadilan dan syarat saksinya belum sempurna, maka dimita bertaubat (ustutiba).
5. Belum menemukan rujukannya.

6.
Pengirim: m jafir komarulloh  - Kota: jombang
Tanggal: 15/8/2014
 
makan & minum pada saat shalat itu kan dilarang ya pak ustadz akan tetapi bila saat sholat tarus kita menelan ludah dan ludah tersebut terasa seperti air wudlu akan tetapi di dalam mulut tidak ada sama sekali air wudlu apa shalatnya tidak batal pak ustadz jika ada hal semacam itu,

sudah sekian lama saya menahan air ludah semacam itu apajah itu juga tidak apa apa dan apakah sholat itu sah pak ustadz tolong jelaskan pak ustadz
jika pak ustadz tidak keberatan tolang di jawab langsung ya pak ustadz 15 -7 -14 10.00 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Menelan ludah murni itu tidak membatalkan shalat, tapi jika sebelum shalat kok makan permen (misalnya), kemudian saat shalat tapi ludahnya berasa manis, maka jika ditelan akan membatalkan shalat.

Mohon maaf, karena kami juga berkewajiban lain seperti mendidik 450 santri di pesantren kami, serta banyaknya undangan di masyarakat, maka kami tidak dapat memenuhi harapan para pengunjung yang minta jawaban secepatnya.

Maklumlah harus bagi-bagi waktu dan kesempatan.

7.
Pengirim: alirindho  - Kota: blora
Tanggal: 14/8/2014
 
alhamdulillaah akhirnya nemu web yg bagusssss,,,,saya ikut ngaji ya kyaiii 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Semoga bermanfaat

8.
Pengirim: Ilham  - Kota: Jaksel
Tanggal: 14/8/2014
 
Assalamu'alaikum Wr. Wb

Kyai, saya punya teman wahabi, lucu sekali. Dia menganggap doa seorang Muslim kepada Muslim lainnya, tidak akan sampai, tapi malah dia melakukan doa bersama dengan non Muslim & menganggap doa dari non Muslim kepada Muslim, ataupun sebaliknya malah akan sampai.

Saya jadi bingung cara meluruskan pemahaman teman saya itu, karena dia orang yang sangat keras kepala & terlebih lagi umurnya jauh diatas saya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Bahkan para ulama juga banyak kebingungan, karena fitnah aqidah yg terjadi dewasa ini, banyak kawan atau jamaah bahkan murid, yang kemarin masih Aswaja, hari ini sudah jadi JIL atau Syiah atau Wahhabi.

Jika diingatkan, maka guru utamanya (Kyainya) didebat dg Debat Kusir.

Coba Akhi baca:

ANZUN WALAU THAARAT

Luthfi Bashori

Judul di atas artinya : `Kambing sekalipun ia terbang`.

Hikayat ini mempunyai makna, betapa jeleknya sifat tidak mau mengalah sekalipun demi kebenaran, atau alangkah buruknya sifat merasa paling benar sendiri dan menganggap semua orang yang tidak sepaham dengan dirinya pasti salah.

Konon ada dua orang bersahabat, sebut saja Armin dan Halim yang sedang berselisih pendapat. Armin terkenal sebagai sosok yang tidak pernah mau mengakui kesalahan dirinya saat dia berulah. Sekalipun disodorkan kepadanya bukti-bukti kongkrit atas kesalahannya, Armin selalu saja bersikeras jika dirinya tidak pernah berbuat salah.

Suatu saat Armin dan Halim berjalan di pinggir padang pasir. Tiba-tiba mereka mendapati seekor binatang yang tampak ada depan mereka, dengan jarak yang cukup jauh, namun masih dapat terjangkau oleh penglihatan mata, sehingga binatang itu tidak mudah untuk diketahui secara pasti tentang jenisnya.

Armin : Wahai kawanku, aku melihat ada seekor kambing di depan kita yang sedang mencari makan dicelah bebatuan.

Halim : Wah, menurut perkiraanku, itu bukan kambing, melainkan seekor burung besar yang sedang mengais makanan di sekitar gundukan batu, karena ia memiliki leher yang cukup panjang.

Armin : Loh, kamu ini gimana sih...? Itu kan jelas-jelas kambing, kok kamu bilang burung, mana ada burung se besar itu ?

Halim : Kalau jenis burung padang pasir itu, bahkan ada yang lebih besar dari yang engkau lihat, coba engkau perhatikan ia sedang mengepakkan sayapnya.

Armin : Itu sih bukan mengepakkan sayapnya, tetapi mengibaskan ekornya, karena ia adalah seekor kambing, dan kalau kamu tidak percaya, ayo kita dekati.

Maka atas kesepakatan berdua, mereka pun bergegas mendatangi binatang itu sambil terus berdebat yang tidak ada ujung pangkalnya.

Demikianlah, tatkala sampai batas sekitar lima puluh meter dari tempat tujuan, tiba-tiba saja binatang tersebut terbang tinggi meninggalkan mereka karena takut didekati manusia. Sejurus kemudian terdengar suara Halim agak sedikit lantang.

Halim : Aku kan sudah bilang, binatang itu adalah burung raksasa padang pasir, karena itu ia terbang, dan takut terhadap kedatangan kita.

Armin : Hai kawan, aku bilang sekali lagi, binatang itu adalah KAMBING, sekalipun ia terbang...!!

Halim hanya bisa tersenyum kecut mrndengar jawaban Armin yang sifatnya tidak pernah mau mengakui kesalahannya.

Demikianlah kisah fiktif ini sebagai pelajaran bagi para pembaca, betapa jeleknya sifat merasa dirinya paling benar dan menganggap orang lain selalu salah.

Dewasa ini benyak bermunculan manusia-manusia yang memiliki sifat `anzun walau thaarat`. Seperti adanya kelompok yang selalu menuduh masyarakat dengan tuduhan sesat atau bid`ah, karena diangggap mengamalkan suatu amalan yang tidak sepaham dengan keyakinannya, sekalipun amalan masyarakat itu memiliki dasar yang kuat baik dari Alquran maupun Hadits shahih, namun tetap divonis sesat, bid`ah dhalalah, dan yang semisalnya.

Karena para penuduh itu memiiliki sifat `anzun walau thaarat`, maka tidak mudah untuk menyadarkan dan memberi pengertian kepada kelompok ini, bahwa amalan masyarakat yang sudah menjadi tradisi turun temurun di kalangan umat Islam, pada dasarnya memiliki dasar syar`i yang kuat dan shaih, sebut saja amalan tahlilan, talqin mayyit, istighatsah, pembacaan maulid Nabi SAW, dan seterusnya.

Jadi, yang menghalangi kelompok penuduh ini untuk dapat menerima argumentasi syar`i dari masyarakat pada umumnya, dengan lapang dada dan penuh bijaksana adalah penyakit sifat `anzun walau thaarat`.

ANEH TAPI NYATA.

9.
Pengirim: Rahardian  - Kota: Jakarta Selatan
Tanggal: 13/8/2014
 
Lantas bagaimana hukumnya untuk permasalahan yg sy tanyakan kemarin pak ustad? Apakah itu bisa dikatakan zina?
Terimakasih 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Bukan zina dg maksud persetubuhan, tapi tetap berdosa di hadapan Allah.

10.
Pengirim: m.roziqin  - Kota: tuban jatim
Tanggal: 13/8/2014
 
Assalamu'alaikum kiyai . . Kita semua tahu bhw,lankah dn tndakan fpi dlm ranka ber amar ma'ruf nahi munkar sering mendapat kritikan bahkan hujatan,ada yg datangxa dr kelompok islam sndr trlbh non muslim,dan kalangan artis,pertanyaanya",bgaimana tindakan fpi trsbt jk d korelasikan dg konsep islam rohmatan lil alamin,gerakan islam radikal,mohon penjelasanya yai. . . .? 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Melaksanakan:

1. Amar ma'ruf itu harus dengan lemah lembut, wa jaadilhum billati hiya ahsan (berdialoglah dg siatem yang lebih baik)

2. Nahi mungkar itu harus dengan berani dan tegas, man ra-a minkum munkaran falyughayyirhu bi yadih (barang siapa yg mendapati kemunkaran, maka cegahlah dengan tangan).

Kedua konsep di atas tidak boleh dibenturkan karena sama-sama berdasarkan ajaran syariat Islam, dan jika ada yg menginkarinya, maka sangat membahayakan aqidahnya.

Namun kedua konsep di atas itu juga ada mekanismenya dalam ilmu fiqih mu'amalah.


First <<  1 [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] [ 5 ] [ 6 ] [ 7 ] [ 8 ] [ 9 ] [ 10 ] [ 11 ] [ 12 ] [ 13 ] [ 14 ] [ 15 ]   >> Last

 
  Situs © 2014 Oleh Pejuang Islam