URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV NU GARIS LURUS
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
WANITA KURANG AKAL DAN AGAMANYA 
  Penulis: Pejuang Islam  [15/5/2015]
   
ENERGI POSITIF DALAM SEMANGAT HIDUP  
  Penulis: Pejuang Islam  [13/5/2015]
   
MIMPI YANG BUKAN SEKEDAR KEMBANG TIDUR 
  Penulis: Pejuang Islam  [12/5/2015]
   
AGAMA ISLAM TELAH SEMPURNA 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/5/2015]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/5/2015]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 24 Mei 2015
Pukul:  
Online Sekarang: 5 users
Total Hari Ini: 519 users
Total Pengunjung: 2574733 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - BUKU TAMU
 
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
1.
Pengirim: Ahmad Hanafi  - Kota: malang
Tanggal: 21/5/2015
 
Assalamualaikum ustadz..
saya ingin bertanya tentang masalah arah kiblat..
ketika kita berada di tempat yg kita tak tahu arah kiblat.. bagaimanakah hukum islam untuk menentukan arah kiblat yg benar. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Wajib berijtihad dengan cara meneliti alam sekitar, seperti mencari sumber cahaya matahari, lantas memperkira-kirakan dimana arah kiblat, kemudian shalat menghadap arah yang diyakini kebenarannya itu sebagai qiblat setelah berijtihad.

2.
Pengirim: heru wahyu  - Kota: pekanbaru
Tanggal: 21/5/2015
 
Assalammualaikum....

1. Apakah berdosa mencuri waktu jam kerja untuk ikut sholat berjamaah di Masjid dekat kantor ?

2. Waktu sholat Ashar berbarengan dengan apel pulang kantor, pernah sy minta izin utk tdk ikut apel agar bs ikut berjamaah di masjid dekat kantor tapi tak diberi izin oleh pimpinan dg alasan nanti kan bs berjamaah di mushalla kantor katanya, jadi apa yg harus sy lakukan ? mohon pencerahan.... 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Masalah afdhaliyah (ketutamaan) itu tidak menyangkut sah tidaknya ibadah shalat, jika kasusnya seperti itu maka sebaiknya ikut berjamaah di mushalla yang disediakan oleh kantor.

Coba, jika akhi terus melawan atasan hanya karena ingin mendapatkan afdhaliyah berjamaah di masjid, lantas diberhentikan dari pekerjaan tersebut, apa sudah siap menghadapinya?

Jika sudah siap, maka sebaiknya carilah pekerjaan yang tidak mengikat waktu.

Berbeda sekali jika masalahnya itu, pihak atasan melarang akhi untuk beribadah shalat fardlu secara mutlak, maka harus dilawan, karena tidak boleh seseorang itu taat kepada sesama makhluk untuk bermaksiat kepada Allah.

3.
Pengirim: heru wahyu  - Kota: pekanbaru
Tanggal: 20/5/2015
 
Assalammualaikum.....

Dikantor ada musholla, dekat kantor ada masjid, dimana yg lebih afdol untuk ikut sholat berjamaah (sama2 awal waktu), syukron 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Di Masjid jauh lebih afdhal untuk berjamaah.

4.
Pengirim: Jazim Hamidi  - Kota: Purworejo
Tanggal: 17/5/2015
 
Baru-baru ini ada cerita gegeran di sebuah tempat, dua sejoli di grebeg warga sehabis menjalin cinta ---berhubungan layaknya--- pasutri di areal persawahan...
kronologinya warga mengintai sebelum kejadian, karena sudah sering dua sejoli itu pacaran di tempat itu, sbagian warga yang melihat kejadian itu merapat di TKP sampai dua sejoli itu melkukan hubungan badan sampai rampung, nah sebenarnya benarkah langkah sebagian wrga ini yang membiarkan perzinahan sampai terjadi sebagai bukti, atau sebiknya saat muqodimah sex warga sudah menggrebeknya dulu (jgn sampai dukhul)
sumonggo pripun yai? 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Sebenarnya yang afdhal adalah sejak ada tanda-tanda pacaran mesum, sudah dihardik beramai-ramai.

5.
Pengirim: masykur i  - Kota: palembang
Tanggal: 17/5/2015
 
Cara tanya jawab gimana ?saya blm paham.trim?  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Ya tinggal menulis di kolom ini pertanyaan, insyaallah kami berusaha menjawabnya.

6.
Pengirim: Dicky  - Kota: surabaya
Tanggal: 17/5/2015
 
asallamuallaikum uztad aura ketertarikan manusia itu adakah? 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Mohon maaf, kami bukan ahlinya membahas bab AURA seperti itu.

7.
Pengirim: dicky efendi  - Kota: surabaya
Tanggal: 16/5/2015
 
bissmillah ustad mau nanya .
adakah aura ketertarikan manusia?jika ada bagaimana membukanya?

maaf nanya lafi ustad apa hukum wirid,dan untuk apa?
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Wirid itu sinonimnya dzikir dan doa, jadi bacaan wirid itu sama dengan bacaan dzikir dan berdoa. Lebih mudah lagi wirid dan dzikir itu seperti membaca: Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallaahu allah akbar.

Banyak wirid/dzikir/doa yg dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Jadi hukumnya sunnah.

8.
Pengirim: wildanun mu  - Kota: sumenep
Tanggal: 15/5/2015
 
Assalamualaikum ustadz

saya pernah baca hadits tentang diharamkannya bermain catur. benarkah catur yg selama ini dimainkan oleh orang orang adalah haram ? jika benar, mengapa diharamkan ? jika jika tidak, apa maksud dari hadits yg mengharamkan bermain catur ?

Wassalamualaikum 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Permainan catur
Sedangkan dalam masalah permainan catur para ulama berbeda pendapat.
1 Jamhur ulama yang terdiri dari Imam Malik, Imam Ahmad dan yang lainnya berpendapat bahwa bermain catur haram sebagai qiasan dari permainan dadu yang telah dilarang oleh Rasulullah s.a.w.
Qiasan ini diperkuat dengan hadis mursal yang telah dikeluarkan oleh Abdan, Abu Musa, dan Ibnu Hazm yang telah di riwayatkan oleh Habbah bin Muslim :
ملعون من لعب بالشطرنج والناظرإليها كالآكل لحم الخنزير
Artinya : Terkutuklah orang yang bermain catur , dan orang yang melihat catur seperti orang yang memakan daging babi.
Andaikan hadis ini sohih niscaya akan menjadi pemutu dari ikhtilafnya ulama tentang hukum catur, tetapi hadis ini ini derajatnya dho`if.
2 Sementara Imam Syafi`i berpendapat bahwa bermain catur tidaklah seperti bermain dadu, sebab itu beliau berpendapat bahwa bermain catur merupakan perkara yang makruh, hal ini telah diriwayatkan oleh sekumpulan ulama tabi`in.
Berkata Imam Syafi`i : Di Makruhkan ( bermain catur ) tidak diharamkan , hal ini jika tidak ( bermain ) dengan menjadikannya judi, tidak selalu bermain catur. tidak meninggalkan kewajiban, jika dijadikan permain catur dengan judi, selalu bermain catur dan meninggalkan kewajiban maka hukumnya haram secara ijmak ulama.
Pendapat yang rajih
Penulis lebih condong dengan pendapat bahwa bermain catur merupakan hal yang haram seagaimana pendapat jamhur ulama, dengan beberapa sebab :
1 Qiasan catur dengan dadu, kedua-duanya merupakan permainan yang selalu membuang waktu dan selalu dijadikan bahagian dari perjudian.
2 Islam mengajarkan kepada kita agar senantiasa menghormati waktu dan mempergunakannya dengan sebaik-baiknya, sementara bermain catur merupakan wujud dari tidak menghormati waktu dengan sebaiknya.
3 Banyaknya orang-orang yang bermain catur lupa dengan segala kewajiaban .
4 Imam Syafi`i telah meletakkan syarat agar main catur tidak haram, tetapi ketiga-tiga syarat itu telah ditentang oleh pemain catur dengan menjadikannya perjudian, permainan yang selalu dimainkan sehingga melupakan segala kewajiban.

9.
Pengirim: andi  - Kota: kendari
Tanggal: 15/5/2015
 
Saya perhatikan tulisan ustad..penanya selalu mengucapkan salam ... tapi ustad menjawab tidak dg salam...
maaf tanya apa hukumnya salam di sms..atau dg tulisan...maaf n terima kasih... 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Terima kasih, kami diingatkan. Mohon maaf atas kekhilafan kami ini.

Salam lewat tulisan bisa juga dijawab dengan lisan atau sesama tulisan.

Semoga Allah memberi pahala yang berlipat.

10.
Pengirim: Nita  - Kota: DKI JAKARTA
Tanggal: 14/5/2015
 
Assalamualaikum Ustad

Saya ingin bertanya, jadi kemarin siang, saya dan keluarga berkunjung ke rumah saudara yang sudah lama tidak kami kunjungi, tiba waktu Zuhur, saya ambil wudhu dan shalat Zuhur sendirian tidak jamaah, nah saya lupa kiblat menuju kemana, mau bertanya tapi saya malu, akhirnya saya shalat dengan arah kiblat seingat saya, qabliyah, zuhur, badiyah, dan saat saya sedang melakukan shalat hajat tbtb saudara saya yg memiliki rumah tsb, bilang kpd saya di tengah shalat saya bahwa kiblat saya salah (terbalik), akhirnya saya selesaikan dulu shalat hajat saya, lalu setelah selesai, saya mengulangi shalat saya lagi dgn arah kiblat yang benar. Pertanyaan saya adalah, apakah saya dosa jika salah arah kiblat seperti itu? Ditunggu jawaban Ustad, teimakasih. Wassalamualakum  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Karena sebelumnya sudah berijihad dg mengingat-ingat, maka tidak berdosa, mamun jika shalatnya itu Fardlu, bukan sunnah, maka wajib mengulanginya.


First <<  1 [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] [ 5 ] [ 6 ] [ 7 ] [ 8 ] [ 9 ] [ 10 ] [ 11 ] [ 12 ] [ 13 ] [ 14 ] [ 15 ]   >> Last

 
  Situs © 2014 Oleh Pejuang Islam