URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV NU GARIS LURUS
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
MASUK SORGA DISEBABKAN IMAN 
  Penulis: Pejuang Islam  [14/3/2015]
   
EMPAT LANGKAH MENDATANGKAN REZEKI 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/3/2015]
   
APA YANG DI MAKSUD DENGAN MAULID ? 
  Penulis: As-Sayyid Muhammad bin Alawi A  [13/3/2015]
   
PARA ULAMA ADA TIGA MACAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [8/3/2015]
   
DOSA PENGANGGURAN 
  Penulis: Pejuang Islam  [4/3/2015]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Senin, 30 Maret 2015
Pukul:  
Online Sekarang: 7 users
Total Hari Ini: 130 users
Total Pengunjung: 2490862 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - BUKU TAMU
 
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
1.
Pengirim: fira  - Kota: Surabaya
Tanggal: 27/3/2015
 
PENDAPAT IMAM-IMAM SUNNI TTG IMAM
JA’FAR ASH-SHADIQ A.S.
Imam Abu Hanifah mengatakan, “Kalaulah
tanpa dua tahun itu, Nu’man pasti sudah
celaka,” merujuk pada dua tahun dia
menimba ilmu dari Imam Ja’far Shadiq a.s.
Imam Malik, Imam Sunni yang lain, berkata;
“Aku biasa datang kepada Ja’far bin
Muhammad dan bersamanya untuk jangka
waktu yang lama. Setiap aku mengunjungi
dia, aku menemukannya sedang salat
(berdoa), puasa, atau sedang membaca
Quran. Setiap dia melaporkan sebuah
pernyataan dari Rasulullah, dia sedang
dalam keadaan berwudhu. Dia adalah
seorang ahli ibadah yang terkemuka yang
tidak mempedulikan dunia materi. Dia
termasuk salah seorang yang takut kepada
Allah. Imam Malik juga mengakui dengan
terus terang bahwa dia tidak pernah
menemukan seorangpun yang lebih
terpelajar (berilmu) dalam fikih Islam dari
pada Ja’far Shadiq a.s.
Syaikh Muhammad Abu Zahrah, salah
seorang Ulama Sunni kontemporer,berkata;
“Ulama-ulama dari berbagai mazhab Islam
tidak pernah sepakat secara bulat dalam
satu masalah seperti kesepakatan mereka
mengenai pengetahuan Imam Ja’far dan
keutamaan beliau: Imam Sunni yang hidup
pada zaman beliau adalah murid-murid
beliau. Malik adalah salah seorang murid
beliau dan salah seorang dari orang-orang
yang hidup sezaman dengannya, misalnya
Sufyan Tsauri dan lain-lain. Abu Hanifah
adalah juga salah seorang murid beliau,
meskipun usia keduanya hampir sama, dan
dia (Abu Hanifah) menganggap Imam Ja’far
sebagai orang yang paling berilmu di dunia
Islam saat itu. ( Ref Sunni Syaikh Muhammad
Abu Zahrah dalam kitabnya Al-Imam Shadiq
hal:66 ) 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Imam Jakfar Shadiq itu bukan Imam Syiah, apalagi Syiahnya Khomeini.

Imam Jakfar Shadiq adalah dzurriyyah Nabi Muhammad S.A.W yang alim, dan tidak pernah mencela para shahabat.

Imam Jakfar Shadiq adalah penganut Ahlus Sunnah wal Jamaah, dan menjadi ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah, penerus ajaran Nabi S.A.W dan ajaran para Shahabat, sekalipun orang-orang Syiah dg penuh kebohongannya selalu mengaku-aku dan mengklaim menjadi pengikut Imam Jakfar Shadiq.

SYIAH adalah pengikut ABDULLAH BIN SABA seorang Yahudi yang pura-pura masuk Islam, untuk merusak dari dalam.

Dampak mengikuti si Yahudi, Abdullah bin Saba, maka banyak aqidah syirik dan murtad yang ada dalam ajaran Syiah-nya Khomeini.

Ale-ale mengaku pengikut Imam Jakfar Shadiq.

2.
Pengirim: ridwan gunawan  - Kota: bandung
Tanggal: 26/3/2015
 
asalamualaikum ustad. afah hukum nya jika aku melayat mayit non muslim 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Jika mayitnya itu tetangga dekat yg tidak mengganggu (atau ada hubungan famili yg belum masuk Islam), maka bolehlah bertakziayah kepada keluarganya dengan syarat bukan saat ada ritual keagamaannya, seperti saat keluarganya mendoakan mayit dg doa versi agama mereka.

Namun, dicari waktu yg sekira dapat dimaknai sebagai takziyah umum karena adanya hak-hak bertetangga.

Namun tetap tidak boleh menampakkan rasa cinta kepada keluarga non muslim itu, hal ini karena Allah sangat murka terhadap kekafiran non muslim tersebut.

3.
Pengirim: ade setiawan  - Kota: jakarta
Tanggal: 26/3/2015
 
assalamualaikum pak kyai, bagaimana hukumnya mendaki gunung pada waktu jumat pagi, otomatis pasti kan tidak bakal sholat jumat, apakah diperbolehkan mendaki ? 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Bepergian yang haram hukumnya adalah berangkat pada hari Jumat pagi dengan tujuan untuk menghindari shalat Jumat.

Jika bepergiannya itu sebelum hari Jumat hingga bermalam, dan bukan untuk tujuan maksiat, jika jarak pergi dari kotanya itu lebih dari masafatul qashri atau 84 km (menurut satu pendapat), maka bolehlah ia tidak shalat jumat namun diganti shalat dhuhur.

Atau bepergian di pagi hari Jumat yang sifatnya darurat, misalnya ada keluarga yang meninggal dunia, yang tidak mungkin tidak, harus berangkat pagi hari Jumat, maka bolehlah ia mengganti shalat Jumat dengan shalat dhahar, jika tidak memungkinkan ikut shalat Jumat di masjid.

4.
Pengirim: beninghati  - Kota: jakarta
Tanggal: 26/3/2015
 
assalamualaikum ustadz, apakah benar ulama memandang memakan ikan dapat melemahkan kecerdasan? referensi yg sy baca sebagai berikut:
Dikatakan, suatu hari Imam Nawawi pernah mendapat surat dari seseorang yang tidak dikenalnya. Isi surat itu singkat sekali, yaitu kaif. Artinya, bagaimana? Meskipun isi surat itu sangat singkat, tapi Imam Nawawi tetap mengerti. Lalu dijawabnya pula yang tidak kalah singkatnya, yaitu Qothth. Artinya sama sekali.

Yang dimaksud dengan kata bagaimana adalah menyatakan keheranannya terhadap Imam Nawawi, mengapa dia yang rumahnya dekat laut, kok bisa pintar, cerdas, alim, dan bisa mengarang kitab? Buakankah pada kebiasaannya orang-orang yang tempat tinggalnya di dekat laut, sering makan iakan laut?

Imam Nawawi menjawab, qothth, sama sekali. Berarti dia sama sekali tidak pernah makan ikan laut, meski disekitar rumahnya bergelimang yang namanya ikan laut. Karena menurut sebagian ulama, orang yang sering makan ikan laut, dapat mengakibatkan otaknya lemah dan bodoh.

Bagi para alim ulama, soal tidak makan ikan laut, bukanlah hal yang aneh dan asing. Banyak para alim ulama yang tidak mau makan ikan laut, meskipun ia sebenarnya doyan. Hal itu dilakukan karena ada sebuah Hadis yang mengatakan, “bahwa bagi orang yang menuntut ilmu, Alloh, Malaikat, dan binatang laut, akan mendo’akan padanya.” Dengan hadis tersebut, jelas jika ada orang makan ikan laut, apalagi orang itu sedang menuntut ilmu, akan berkurang jumlah ikan laut yang mendo’akan kepadanya.
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Pendapat seperti itu memang ada, namun pendapat yang sebaliknya juga tentunya ada.

Wallahu a lam.

5.
Pengirim: jehan  - Kota: sidoarjo
Tanggal: 24/3/2015
 
Ass ust mau tanya hukumnya jika orang tua dari pihak perempuan menunda pernikahan dg bilang ke anaknya apakah tidak kasihan dg kakak perempuanmu yg belum menikah padahal dari pihak laki2 sudah melamar...?jaza kumullohu katsiroh 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Masalah pernikahan sesuai urutan usia itu adalah termasuk salah satu adab sopan santun pergaulan dalam keluarga.

Sebaiknya ada pembicaraan yang familiyar antar adik dan kakak, jika adiknya akan mendahului kakaknya untuk menikah.

Jika sang kakak mengizinkan, maka bolehnya adiknya mendahului pernikahannya, jika tidak, maka hendaklah adiknya menunda demi menghormati yg lebih tua.

6.
Pengirim: Muhammad Abdul Azis  - Kota: Malang
Tanggal: 23/3/2015
 
Maaf MI mau tanya, kolom TV Garis Lurus di situs ini sekarang kok tidak ada ya MI ? 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Mohon maaf, ada hacker nakal yang telah membobol Situs Pejuang Islam ini, hingga ada sedikit error pada beberapa bagian, sekarang sedang proses pembenahan dan upaya penguatan pertahanan.

7.
Pengirim: BAjol  - Kota: Pasuruan
Tanggal: 22/3/2015
 
mi tolong jelaskan apa bedanya habaib dengan kiayi 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Habaib adalah istilah khusus dari ahlu bait-nya Nabi S.A.W yang berasal dari Hadramaut Yaman serta anak cucunya.

Di negara selain Yaman, ahlu bait-nya Nabi S.A.W ini ada yg dijuluki Sayyid, Syarif, dan sebagainya.

Di kalangan Ahli bait-nya Nabi S.A.W ini ada yang alim dibidang ajaran agama Islam, namun ada pula yang awwam seperti umunnya masyarakat lainnya.

Sedangkan Kyai adalah kata lain dari Ulama Indonesia, atau panggilan khusus bagi orang yang alim yang mendalami ajaran agama Islam Islam.

Di negara lain ahli agama ini ada juga yg dijuluki Syeikh, Mulla, Tuan Guru, Ustadz dan lain sebagainya sesuai adat setempat.

8.
Pengirim: Madi  - Kota: majene
Tanggal: 21/3/2015
 
Assalamualaikum wr.wb.. kami punya masalah utang piutang di tahun2 sebelumnya ustad dengan jaminan serifkat tanah selama 2 tahun bilaman belum dibayar jaminan akan dibayar, setelah 2 tahun utang tersebut belum bisa kami bayar sementara org yg meminjami kami uang sudah mendesak untuk kami byar yg masih keluarga dekat,, jika tidak dibayar jaminan akan diambil. bgmana kami akan melunasi utang 10juta dalam waktu 2 bulan, sementara penghasilan kami sangat paspasan.. apa yg harus kami lakukan ustad kami sangat pusing akan hal ini, mohon pencerahannya, assalamulaikum wr.wb 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Kami persilahkan jika ada kawan yang dapat memberikan pencerahan untuk Akh. Madi.

9.
Pengirim: subkhan  - Kota: Rambipuji
Tanggal: 19/3/2015
 
Ingin tahu rokok makruh atau haram?. Begini saja Kyai datang di tanah haram katakan; salah besar Ulama arab saudi mengatakan merokok haram, yang benar adalah makruh seperti di NU di Indonesia. Nanti pulang bisa ceritera di dunia maya. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Mayoritas para ulama Timur Tengah mengharamkan rokok, sedangkan di Indonesia ada dua pendapat, sebagian ikut mengharamkan rokok dan sebagian lagi menghukuminya makruh.

10.
Pengirim: rio  - Kota: banjarsari ciamis
Tanggal: 17/3/2015
 
assalamualaikum wr wb
melihat jawaban ustad lutfi atas pertanyaan wildanun mu
saya ingin bertanya
1.tentang pendapat/pendapat ulama siapa yg bahwa fhoto atau hasil potret itu adalah boleh kita untuk memajangnya dan apakah bentuk video juga termasuk dalam hal ini.
2.dalam hukum ini apakah ada perbedaan hukum antara melukis secara sketsa dengan melukis yg langsung ada objeknya.
3.bagaimana jika bentuk lukisan bernyawa itu (yg tidak dibolehkan) sudah di fhoto atau menjadi bayangan cermin dari lukisan aslinya, misalnya gambar2 wali songo atau gambar ulama lainya.
asalamualaikum wr wb 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM

من باب إثراء الموضوع أنقل ماذكره الشيخ عبدالعزيز الفوزان في قناة المجد في برنامج الافتاء:

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على عبده ورسوله نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين اللهم علمنا ما ينفعنا وانفعنا بما علمتنا وزدنا علماً يا أرحم الراحمين مسألة التصوير الفوتوغرافي سبق أن تحدثنا عنها في عدة حلقات ماضية وتبين أن الأقوى في المسألة أن التصوير الشمسي والفوتوغرافي ليس من التصوير الذي يرد ويعيد على فاعله وأن التصوير هو حقيقته إيجاد صورة لم يخلقها الله عز وجل مضاهاة لخلق الله كما نص عليه الحديث وقد لعن الله المصورين الذين يظهرون خلق الله عز وجل أما التصوير الشمسي أو الفوتوغرافي فحقيقته حبس الصورة التي خلقها الله عز وجل فهو في أصله جائز وليس من باب التصوير المحرم لكنه إذا كان يترتب عليه محظور شرعي فإنه يكون حراماً لهذا السبب كأن تصور امرأة أو حتى إن كان سيصور زوجته أو أمه أو بنته هذا لا يجوز وحتى لو قال إنني سوف أحتفظ بها ولن يرها أحد من الناس وهذا لا شك أنه غرضه وذريعة لأن تقع في يد رجل أجنبي فلا يصح له تصوير النساء مطلقاً إلا لضرورة أو حاجة ماسة أما أن تصور للذكرى أو نحوها كالتصوير في الأعراس تصوير الزوجين هذا لا شك فيه تحريم لأنه يؤدي إلى أن تقع هذه الصور في أيدي من لا يحل لهم النظر إلى هذه المرأة كذلك تصوير عورة الرجل لا يصح ما بين الصرة والركبة لأن هذا حرام لا يجوز كشف العورة ولا يصح تصويره كذلك تصوير قاصورة الرجل الميت لأن بقاء هذه الصورة بين يدي أهله وأحبابه مما يؤدي إلى تجديد الأحزان كلما رؤوا صورته فلا يصح الاحتفاظ بها لهذا السبب أما بالنسبة لما عدا ذلك فالأصل الجواز أيضاً الأمر في حق الأطفال أوسع بكثير منه في حق الكبار البالغين لأن الله عز وجل أباح لعب الأطفال للبنات كأن يكون لهن بنات يلعبن بها كما كان لعائشة رضي الله عنها فجاز التمثيل الذي هو أعظم من التصوير حقيقة كصنع التماثيل كأن تصنع بنت على شكل تمثال لها بنت تلعب بها البنات الصغيرات هذا ثبت في الصحيحين وما بهما من حديث عائشة رضي الله عنها بل كان لها أجنحة كالخيول لها أجنحة فلما رجع النبي صلى الله عليه وسلم من سفر ورأى هذه الخيول قال يا عائشة أتطير الخيول قالت يا رسول الله عليه الصلاة والسلام أما علمت أن سليمان عليه الصلاة والسلام كان له خيول تطير فضحك النبي صلى الله عليه وسلم حتى أعجب ببديهتها وسرعة ردها والذي أراه لا بأس بتصوير هؤلاء الأطفال في المدرسة خصوصاً إن كان له معاني تربوية بحيث يقوي فيهم الانتماء لهذه المدرسة ويقوي صلى الله عليه وسلم بعضهم ببعض الذي أراه أنه شأن لا حرج في ذلك .
__________________
قال النضر بن شميل: دخلت على المأمون....
فقال: ما الارجاء ؟ فقلت دين يوافق الملوك يصيبون به من دنياهم وينقصون به من دينهم.قال: صدقت.البداية والنهاية
رد مع اقتباس


First <<  1 [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] [ 5 ] [ 6 ] [ 7 ] [ 8 ] [ 9 ] [ 10 ] [ 11 ] [ 12 ] [ 13 ] [ 14 ] [ 15 ]   >> Last

 
  Situs © 2014 Oleh Pejuang Islam