URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
Hari ini: Rabu, 23 April 2014 - Pejuang Islam, melestarikan kemurnian Ahlussunnah wal Jamaah
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Sekilas Profil
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
AYO BERIBADAH 
  Penulis: Pejuang Islam  [17/4/2014]
   
Allah Jelmaan 12 Imam Syi`ah 
  Penulis: Pejuang Islam  [15/4/2014]
   
NIKAH JIHAD=KAWIN MUT`AH (WAHHABI-SYI`AH-SUNNI) 
  Penulis: Pejuang Islam  [16/4/2014]
   
AMAL YANG BURUK DAN BENTUKNYA 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/4/2014]
   
KESESATAN WAHHABI 
  Penulis: Pejuang Islam  [12/4/2014]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Rabu, 23 April 2014
Pukul:  
Online Sekarang: 29 users
Total Hari Ini: 541 users
Total Pengunjung: 1204843 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - BUKU TAMU
 
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
1.
Pengirim: Andie  - Kota: Jakarta selatan
Tanggal: 22/4/2014
 
Assalamualaikum, mohon penjelasannya pak yai
Dulu saya pernah bertanya sama teman saya yg lagi menuntut ilmu dipesantren. Saya bertanya apakah telur busuk itu najis? Spontan saja dia menjawab, semua yg baunya tidak sedap itu najis. Tapi saya tidak pernah melihat dalilnya bahwa setiap benda yg bau itu najis. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Sesuatu yang menjijikkan itu tidak selalu najis, tapi haram dimakan.

2.
Pengirim: kaka  - Kota: malang
Tanggal: 22/4/2014
 
kondisinya yaa basah ustadz, misal gayung waktu mandi,
iya ustadz, sy sarankan juga pindah kerja, tapi masalahnya yg seminggu telah lewat itu gimana???
nanti pindah kerja ketempat baru ntar malah bawa najis dr tempat lama (krn satuminggu hidup bareng majikan yg pegang2 anjing waktu basah di satu rumah dgn kmr mandi yg sama) ?? bagaimana ustadz, kalau mensucikan yg telah kena, yaa buanyak sekali yg harus disucikan apalagi njs nya njs mugholadhoh, susah sekali ustadz, tolong bantuannya ustadz, harus bagaimana???
sy juga marahi dia kenapa baru bilang setelah satu minggu.. sy juga jengkel, gini sy jd mikir juga,  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Ada qaedah fiqih: Idza dhaaqal amru, ittasa'.
Apabila suatu masalah itu menjadi terlalu atau sangat menyulitkan, maka diberi kelonggaran.

Dalam istilah lain, Addharuuratu tubiihul mahdhuurat, kondisi darurat itu dapat merubah hukum haram menjadi halal.

Contoh, seorang muslim yg dipenjara dalam sel, yang ternyata oleh sipir tidak diberi makan kecuali daging babi, dan dikarenakan kondisinya darurat yang tidak dapat menolaknya, karena tidak ada kesempatan untuk mencari makanan yang halal, maka saat itu menjadi halal baginya memakan daging babi suguhan dari sipir itu.

Jadi, jika sudah terlanjur tidak dapat menghindar dari perkiraan najis anjing seperti yang akhi bayangkan, maka kami sarankan untuk mencuci biasa saja pada barang-barang yang memungkinkan untuk dicuci, (syukur-syukur jika ada barang tertentu, misalnya tangannya, yg dapat dicuci tujuh kali dan salah satu basuhannya itu dicampuri dengan debu/tanah). Adapun barang-barang yang selebihnya dihukumi darurat yang tidak perlu dicuci.

Mohon maaf, sekedar membaca sekilas dari keterangan akhi, ada kemungkinan akhi ini termasuk tipe pengidap rasa was-was.

Mohon maaf jika salah dan semoga Allah memberi kesembuhan dari penyakit was-wasnya itu. Karena rasa was-was itu adalah murni godaan setan.

3.
Pengirim: Hamba Allah  - Kota: Bekasi
Tanggal: 21/4/2014
 
Assalamu'alaikum... Ahli dlm ilmu apakah seikh ibnu taimiyah dan mengapa digelari saikhul islam?. Tmksh
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Ibnu Taimiyah itu tidak dijadikan rujukan oleh para ulama Salaf Aswaja (NU), karena banyak pendapat-pendapatnya yg kontradiksi, bahkan oleh kalangan kaum Wahhabi, adalah sosok Ibnu Taimiyah itu adalah tokoh sentral dalam pengambilan rujukan keagamaan.

Nah, dari sinilah awal terjadinya perpecahan itu. Kaum Wahhabi selalu menuduh amalan warga Aswaja itu bid'ah sesat, karena merujuk kepada pendapat-pendapat kontroversial dari Ibnu Taimiyah.

4.
Pengirim: wahyu  - Kota: Muara Teweh
Tanggal: 21/4/2014
 
Assalamualaikum.
Pak Kya'i saya mau tanya : apa yg dimaksud dengan zakat propesi dan berapa nisab haulnnya ? dan apakah seseorang yg memiliki penghasilan tiap bulan juga wajib berzakat propesi ?
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Istilah Zakat Profesi itu adalah hasil ijtihad Syeikh Yusuf Qardhawi.

Menurut Yusuf Qardhawi perhitungan zakat profesi dibedakan menurut dua cara:

Secara langsung, zakat dihitung dari 2,5% dari penghasilan kotor seara langsung, baik dibayarkan bulanan atau tahunan. Metode ini lebih tepat dan adil bagi mereka yang diluaskan rezekinya oleh Allah. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 3.000.000 tiap bulannya, maka wajib membayar zakat sebesar: 2,5% X 3.000.000=Rp 75.000 per bulan atau Rp 900.000 per tahun.
Setelah dipotong dengan kebutuhan pokok, zakat dihitung 2,5% dari gaji setelah dipotong dengan kebutuhan pokok. Metode ini lebih adil diterapkan oleh mereka yang penghasilannya pas-pasan. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 1.500.000,- dengan pengeluaran untuk kebutuhan pokok Rp 1.000.000 tiap bulannya, maka wajib membayar zakat sebesar : 2,5% X (1.500.000-1.000.000)=Rp 12.500 per bulan atau Rp 150.000,- per tahun.

Wallahu a'lam.

5.
Pengirim: Fatahillah  - Kota: Bintan
Tanggal: 21/4/2014
 
Alhamdulillah,sudah bisa dengar lagi mp3 ceramah Ustadz Luthfi dengan cara download:) 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Sementara masih dengan cara itu, semoga nantinya bisa diperbaiki lagi agar lebih memudahkan pengunjung.

6.
Pengirim: magribi  - Kota: cirebon
Tanggal: 21/4/2014
 
Assslmkm . Maaf ustad melanjutkan pertanyaan saya yang kurang jelas.
point 1 .maksud saya . Saya biasa mengkreditkan barang bukan uang, tapi karena letak nya jauh maka saya kasih uang nya saja , untk membeli apa yang dia butuhkan
tentu nya dengan pembayaran yang bertahap dan saya dapat lebihan uang sesuai dengan akad kredit ( contoh harga 1 jt tapi dia bayar kesaya 1.2 jt krn kredit ).
point 2. ada org yang pinjam uang buat anak nya masuk sekolah, tapi krn dia tau saya kredit in barang bkn uang, akhir nya dia janji kesaya , dia pinjam uang tp nnti di pulangin dengan di lebihkan
syukron.
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Kalau gambarannya kayak begitu, ya itu yg dinamakan Riba dan haram hukumnya.

Melakukan keharaman Riba itu tidak bisa diberi alasan: Sama-sama ridha/ikhlas. Seperti juga orang berzina yg mengatakan, kami melakukan ini karena sama-sama ridha (suka sama suka), maka hukumnya tetap saja haram, karena melanggar aturan syariat.

7.
Pengirim: kaka  - Kota: malang
Tanggal: 21/4/2014
 
kan sudah seminggu ustadz, najisnya kan sudah kemana2 secara hidup satu rumah dan memakai perabot yang sama, dan sy juga kadang berinteraksi dgn tmn sy itu (misal makan bersma), perlu disucikan tidak, kalau iya berarti yaa seluruh badan dia dan seluruh pakaian dia yg dicuci disana dan dia juga sudah pulang kerumah dia waktu libur sehari (otomatis yg dirumah, yg dia pakai dlm kondisi basah jg harus disucikan juga kah) ???
jadi sumpek juga saya sbg teman dia ustadz,  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Kalau waktu pegang barang itu anggota badan sedang kering, maka tidak menajiskan barang yg dipegang.

Ya saran kami, cari saja kerjaan yg tidak ada peliharaan anjingnya, biar aman dari najis.

8.
Pengirim: kaka  - Kota: malang
Tanggal: 19/4/2014
 
nun sewuu.. mau brtnya.. sy punya tmn yg bkrja d tmpt org non muslim. lha tmn sy itu tau scra pasti klo org nonmuslim itu (bosnya) megang anjing yg bsah.. lha mslhnya bosnya itu mandi d tmpt yg sama dgn kryawannya mkan jg pakai prbot yg sm.. tmn sy ini jd galau gra2 itu.. apakh njs nya sdh menular kmn2.. scra njs berat kn g bs hilang dgn hnya d bilas. dan pula sibos itu kan nonmuslim. g tau cr bersuci..
mohon dgn sgt sgera d bntu.. :( 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Ya najis.. solusinya yaa pindah pekerjaan.

9.
Pengirim: achmad ghufron rusdy  - Kota: pamekasan
Tanggal: 19/4/2014
 
assalamualikum warahmatullahiwabarkatuh. maaf kiai saya mawu tanya bagaimana cara menyikapi problematika politik yang ada di indonesia contohny tentang pencalonan jokowi yang memilih wakilx seorang kristen? terima kasih  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Kami termasuk yg anti Jokowi nyapres.

10.
Pengirim: MuhammadAbdul Azis  - Kota: Malang
Tanggal: 18/4/2014
 
Mohon Panjenengan koreksikan tulisan di bawah ini Ammy, dan kalau bisa sekaligus Panjenengan kasih keterangan-keterangannya juga, supaya dapat menambah wawasan saya.

1. Ulama Salaf menurut ahli Hadits adalah yang hidup 300 tahun setelah NABI SAW hijrah.
2. Ulama Salaf menurut ahli nasihat adalah yang hidup sekitar 500 tahun setelah NABI SAW hijrah.
3. Ulama Khalaf setelah generasi ulama Salaf.
4. Ulama Muta'akhiri adalah Ulama yang hidup 1000 tahun setelah NABI SAW hijrah.
5. Ulama Ashri adalah Ulama Kontemporer.

Terima Kasih sebelumnya Ammy. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Kurang lebih seperti itu.


First <<  1 [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] [ 5 ] [ 6 ] [ 7 ] [ 8 ] [ 9 ] [ 10 ] [ 11 ] [ 12 ] [ 13 ] [ 14 ] [ 15 ]   >> Last

 
  Situs © 2009 Oleh Pejuang Islam