URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/6/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/6/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [9/6/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [9/6/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [9/6/2018]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 21 Juni 2018
Pukul:  
Online Sekarang: 10 users
Total Hari Ini: 275 users
Total Pengunjung: 3945418 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - MEDIA GLOBAL
 
 
Muslim Akan Jadi Kelompok Terbesar Kedua di Amerika Serikat 
Penulis: Pejuang Islam [12/6/2018]
 
Muslim Akan Jadi Kelompok Terbesar Kedua
di Amerika Serikat



Sebuah survei menunjukkan bahwa per 2017 lalu ada sekitar 3,45 juta Muslim di Amerika Serikat. Jumlah itu menempatkan Muslim sebagai kelompok minoritas. Namun, berdasarkan prediksi Pew Research Center, situasi ini akan benar-benar berbeda dalam waktu beberapa tahun mendatang.

1. Muslim akan menggeser Yahudi sebagai kelompok relijius terbesar kedua
Yahudi saat ini masih menjadi kelompok relijius terbesar kedua di Amerika Serikat. Nomor satunya tentu saja kelompok Kristen. Akan tetapi, berdasarkan survei dan penelitian demografis yang dilakukan Pew Research Center, pada 2040 nanti Muslim akan menggeser posisi Yahudi.

Ini disebabkan karena "populasi Muslim Amerika Serikat akan tumbuh jauh lebih cepat dari Yahudi". Kemudian, pada 2050, populasi Muslim akan mencapai 8,1 juta jiwa atau 2,1 persen dari jumlah populasi Amerika Serikat.

2. Pertumbuhan pesat dipengaruhi oleh tingkat fertilitas dan migrasi
Survei Pew Research tentang komunitas Muslim di Amerika Serikat pertama kali dilakukan pada 2007. Kala itu, diperkirakan ada 2,35 juta Muslim segala usia di Negeri Paman Sam. Empat tahun kemudian, jumlah mereka meningkat menjadi 2,75 juta.

Populasi Muslim terus tumbuh rata-rata 100.000 jiwa per tahun. Pertumbuhan jumlah populasi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat fertilitas dan migrasi. Sedangkan angka orang non-Muslim yang menjadi mualaf tidak berdampak signifikan. Begitu pula yang dibesarkan di keluarga Muslim tidak semuanya tetap mengidentifikasi diri mereka dengan agama tersebut. Ini juga tak terlalu berpengaruh.

3. Penduduk Muslim tidak tersebar rata di Amerika Serikat
Pew Research juga menemukan bahwa area-area tertentu memiliki populasi Muslim yang cukup besar. Sementara di area lainnya jumlah mereka sangat sedikit. Contohnya adalah Washington D.C. di mana komunitas Muslim yang tinggal di kota itu terbilang besar.

4. Sebuah penelitian lain pernah menyatakan Muslim adalah yang paling subur
Berdasarkan penelitian berjudul The Future of Secularism: a Biologically Informed Theory Supplemented with Cross-Cultural Evidence menyebut ada hubungan antara agama dengan tingkat kesuburan seseorang.

Penelitian tersebut dilakukan di Malaysia dan Amerika Serikat dengan melibatkan lebih dari 4.000 orang. Para peneliti menyimpulkan di antara tiga agama, Islam, Yahudi, dan Buddha, Muslim adalah yang paling relijius dan paling subur. Sedangkan pemeluk Yahudi dan Buddha paling tak subur.

Secara umum, ini dipengaruhi oleh ketidakpercayaan kelompok relijius terhadap alat kontrasepsi atau kondom. Penelitian lain yang dilakukan oleh Sarah R. Hayford dan S. Philip Morgan menunjukkan para perempuan yang mengaku agama "sangat penting" dalam kehidupan mereka ternyata memiliki tingkat fertilitas lebih tinggi.

Salah satu yang diduga jadi sebabnya adalah mereka masih menganut peran gender tradisional. Sepertinya hal yang mirip juga terjadi di Eropa. Berdasarkan sebuah penelitian yang dimuat di situs Princeton University, fertilitas Muslim di benua itu secara umum lebih tinggi dari non-Muslim.

Penelitian itu juga menemukan mayoritas perempuan Muslim masih menganut nilai-nilai keluarga dibandingkan kelompok lain. Mereka beranggapan bahwa setidaknya mereka harus memiliki dua anak ketika sudah berkeluarga.

https://www.idntimes.com
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
Kembali Ke Index Berita
 
 
  Situs © 2009-2018 Oleh Pejuang Islam