URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [22/5/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [22/5/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [22/5/2018]
   
SETIAP MUSLIM WAJIB BELAJAR ILMU AGAMA 
  Penulis: Pejuang Islam  [22/5/2018]
   
WATAK DASAR KAUM YAHUDI 
  Penulis: Pejuang Islam  [19/5/2018]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 24 Mei 2018
Pukul:  
Online Sekarang: 8 users
Total Hari Ini: 592 users
Total Pengunjung: 3907580 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - MEDIA GLOBAL
 
 
Prancis Berjanji untuk Tolak Sanksi AS terhad 
Penulis: http://internasional.republika.co.id [11/5/2018]
 
Prancis Berjanji untuk Tolak Sanksi AS terhadap Iran


Prancis berjanji pada Jumat (11/5) untuk menolak sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap perusahaan-perusahaan Prancis yang melakukan bisnis dengan Iran. Sanksi terbaru AS ini diberlakukan setelah Washington menarik diri dari perjanjian nuklir internasional dengan Teheran.

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire mengatakan Pemerintah Perancis sedang berupaya mendapatkan keringanan dan periode transisi yang lebih lama dari AS untuk perusahaan seperti Renault dan Total. Ia juga meminta Uni Eropa untuk meningkatkan kedaulatan ekonomi negara anggota UE dalam jangka panjang.

"Sudah waktunya bahwa negara-negara Eropa membuka mata mereka," kata Le Maire kepada Europe radio 1.

Menurut Le Maire, Eropa membutuhkan instrumen keuangan baru yang memungkinkannya terbebas dari AS. Sementara itu, Menteri Ekonomi Jerman Peter Altmaier mengatakan Jerman berencana untuk menawarkan penasihat hukum dalam membantu perusahaannya untuk terus melakukan bisnis di Iran.

Prancis dan Jerman adalah salah satu negara Uni Eropa yang telah menyusun program pembiayaan ekspor Iran dalam mata uang euro untuk menolak sanksi AS. Namun sikap AS yang menambah sanksi untuk Iran menambah keraguan kedua negera tersebut.

Le Maire telah meminta Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin untuk memberikan pengecualian sementara atau permanen kepada perusahaan Perancis. Seperti produsen mobil PSA, raksasa obat Sanofi dan perusahaan makanan Danone.

"Kami mengatakan kepada Amerika bahwa itu adalah urusan mereka apa sanksi yang mereka kenakan, tetapi kami menganggap ekstrateritorialitas tindakan ini tidak dapat diterima. Orang Eropa tidak perlu membayar atas keputusan AS menarik diri dari perjanjian," kata Le Drian.


http://internasional.republika.co.id
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
Kembali Ke Index Berita
 
 
  Situs © 2009-2018 Oleh Pejuang Islam