DI AKHIR JAMAN IMAN CEPAT BERUBAH
Luthfi Bashori
Rasulullah SAW bersabda: “Kelak sesudahku benar-benar umatku akan diselimuti oleh fitnah-fitnah yang seakan-akan gelapnya malam. Di zaman itu seseorang dipagi hari dalam keadaan mukmin, kemudian di sore harinya ia menjadi kafir; banyak kaum yang menjual agamanya dengan harta duniawi yang sedikit.” (HR. Imam Hakim melalui Sayyidina Ibnu Umar RA).
Fitnah dalam agama banyak sekali, diantaranya adalam semakin tipisnya keimanan yang dimiliki oleh umat Islam secara umum, dimulai dari menjauhnya umat Islam terhadap ajaran syariat yang semestinya menjadi prioritas, namun kebanyakan keluarga muslim saat ini lebih banyak yang mendahulukan belajar ilmu duniawi demi menunjang kehidupan mereka untuk meraih kekayaan harta dan jabatan.
Konon, hal itu mulai terjadi sedikit demi sedikit, yaitu sesudah Nabi SAW wafat, umat Islam dilanda oleh banyak fitnah yang datang bergelombang dengan hebatnya. Fitnah yang telah di beritahukan oleh Nabi SAW ini, benar-benar terjadi, diawali dengan terbunuhnya Khalifah Utsman RA.
Menurut suatu riwayat disebutkan bahwa ketika Nabi SAW wafat, maka cincin cap kenabian diserahkan kepada khalifah pertama, yaitu sahabat Abu Bakar RA. Setelah itu diserahkan kepada khalifah yang kedua, yaitu sahabat Umar RA. Lantas terakhir diserahkan kepada khalifah ketiga yaitu sahabat Utsman RA.
Pada suatu ketika cincin itu terjatuh ke dalam sumur, setelah dicari dan airnya dikeringkan, ternyata cincin itu tidak ditemukan. Hal itu terjadi dalam pertenganhan masa Khalifah Utsman. Mulai saat itu timbullah fitnah (peperangan) di antara kaum Muslimin sendiri. Hilangnya cincin kenabian tersebut merupakan pertanda bagi munculnya fitnah yang seterusnya akan melanda kaum Muslimin hingga akhir jaman.
Di samping terjadinya peperangan, saat itu mulai bermunculan pula aliran-aliran sesat yang silih berganti, di sisi lain sebagian umat Islam ada juga yang mulai enggan mengamalkan ajaran syariat yang diajarkan oleh Nabi SAW.
Sekalipun mereka tidak keluar dari agama Islam, namun semakin ke belakang semakin banyak yang luntur jiwa keislamannya, walaupun di sisi lain masih banyak pula umat Islam yang tetap berpegang teguh ajaran agama yang sesuai syariat.